Tanaman Bunga Mawar (Rosa Sp)

Gambar 1. Morfologi Bunga mawar (Sumber : https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-bunga-mawar-secara-hidroponik, 2018)

Mawar adalah tanaman semak dari genus ini. Mawar sendiri mengandung 100 spesies yang tumbuh di dunia utara dan tumbuh di udara sejuk. Istilah jenis mawar mengacu pada semak dengan duri pada batangnya, atau dapat disebut tumbuhan merambat, dan tumbuh kurang dari 2 sampai 5 meter. Ciri khas bunga mawar itu sendiri tentunya struktur anatomi organisasi pengangkutan. Ada dua organisasi angkutan pada bunga mawar, yaitu xilem dan floem.

  • Morfologi Bunga Mawar

Tanaman hias atau mawar ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi, banyak diminati konsumen, dan dapat ditanam secara komersial. Berdasarkan kegunaannya pada bunga mawar dibedakan menjadi bunga potong, taman mawar dan bahan kosmetik pada bunga mawar. Tanaman hias mawar ini dapat diperbanyak dengan cara stek, sambung, sambung dan sambung. Biasanya bunga mawar bisa dilakukan dengan cara okulasi.

Bunga mawar sendiri merupakan tumbuhan tahunan (abadi) dengan struktur batang kayu keras, berduri, bercabang banyak, dan menghasilkan bunga, biji dan buah yang banyak. Bentuk-bentuk bunga mawar termasuk jenis-jenis berikut:

  1. Akar: Bunga mawar memiliki akar berserat yang memanjang hingga ke bawah. Akar mawar berwarna coklat muda dan coklat tua. Akar mawar itu sendiri bulat dan panjang. Fungsi akar mawar adalah untuk menopang tanaman agar tetap tegak dan kokoh. Batang: Batang mawar berbentuk bulat, panjang dan tidak beraturan.
  2. Batang mawar memiliki duri, dan batang mawar memiliki cabang. Warna batang mawar hijau lumut dan coklat. Namun, bentuk mawarnya sangat kecil, dan batang mawar dapat menjadi rapuh bila diserang oleh karnivora.
  3. Daun: Kelopak mawar memiliki sekitar 5 hingga 9 helai daun di cabang. Kelopak mawar bulat kecil memiliki panjang sekitar 2 hingga 3 cm. Daun mawar tumbuh di batang yang biasanya terletak di ujung batang dan memiliki panjang 1 hingga 2 cm. Daunnya berwarna hijau muda dan hijau tua.
  4. Bunga: Mawar ini berbentuk bulat dan terdiri dari kurang dari 20 sampai 26 lapis bunga. Bunga mawar memiliki banyak variasi warna yaitu merah, putih dan kuning.

     5. Buah: Biji mawar terletak di area bunga. Biji mawar berbentuk oval, kecil dan bagian dalamnya berwarna keputihan.

Syarat Tumbuh Bunga Mawar

Persyaratan untuk menanam mawar tidak terlalu sulit, dan tidak diperlukan keahlian khusus. Namun, kondisi tertentu diperlukan agar mawar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil yang sesuai. Beberapa pertumbuhan tanaman mawar umum yang dapat dilakukan oleh pemula atau petani berpengalaman:

  1. Kondisi lahan

Tanaman mawar bisa tumbuh hingga 900 meter di atas permukaan laut. Di bawah ketinggian tersebut, tinggi kuncup mawar akan sangat kecil, dan kisaran tempat tumbuh mawar adalah 560-1200 meter di atas permukaan laut.

2. Suhu dan kelembaban

Tanaman hias mawar membutuhkan suhu 15-30 dan kelembaban-rata-rata 50-60%.

3. memberikan

Mawar mekar dengan cahaya yang kuat atau penuh sinar matahari sepanjang hari. Karena tempatnya terlindung, rentan berjamur, dan pertumbuhannya kurang baik.

  1. Tanah

Lingkungan yang sangat cocok untuk mawar adalah tanah bertekstur dengan drainase yang baik, kelonggaran, bahan organik yang cukup, dan keasaman tidak melebihi 6-7.

  • Klasifikasi Bunga Mawar

Tanaman mawar disebut sebagai “Ratu Bunga” dan memiliki latar belakang sejarah yang sangat menarik yang dapat diamati oleh publik. Bunga mawar merupakan simbol kehidupan religi dalam peradaban manusia. Tanaman mawar diklasifikasikan sebagai berikut:

Kerajaan: Tanaman (jamu).

Keluarga: Tanaman berbiji (seed plants).

Subsektor: Angiospermae (biji tertutup).

Kategori: Dikotil (dua biji).

Spesies: Pabrik Rosa Damascena (Pabrik Rossa Damascena).

Berbagai jenis dan varietas tumbuhan mawar alami.

  • Pemanenan dan Fisiologi Pasca Panen
  1. Memanen bunga yang berarti bunga dari induknya, yang artinya bunga tidak lagi mendapatkan udara dan makanan dari orang tuanya, melainkan bunga masih melakukan aktivitas transpirasi dan pernapasan yang membutuhkan udara dan kelembaban makanan. Tergantung umur, mawar akan dipanen dalam jangka waktu 4-5 bulan varietas dan tingkat pertumbuhannya. Saat semua kelopak bisa memanen mawar bunga – bunga bermekaran. Disarankan bahwa jika dipanen, kesegaran bunga akan membutuhkan waktu lebih lama dengan ketahanan pertumbuhan yang sesuai. Mawar dipanen saat mekar setelah dipanen. Mawar tidak bertahan lama dan cepat layu, sehingga mencegah kuncup tumbuh sebelum waktunya. Karena mawar merupakan bunga yang mudah kehilangan udara, sebaiknya mawar dipanen pada pagi hari. Hidrat rendah karbohidrat dapat didukung dengan pengawet manis. Tidak ada panen pada siang hari atau di bawah suhu tinggi. Begitu pula ketika bunga menjadi basah karena embun, hujan, atau alasan lain, panen sebaiknya ditunda hingga tidak lagi basah. Bunga basah rentan terhadap jamur patogen lainnya. Panen sebaiknya dilakukan sekitar pukul WIB 06.00-08.00 atau 16.00-17.00. Saat itu pabrik lebih banyak menyerap udara daripada menguap. Standarisasi bunga mawar sangat penting karena kualitas bunga mawar sangat tinggi tentunya harga jualnya.Kesegaran bunga merupakan komponen utama yang menentukan kualitas mawar potong.Umur simpan mengacu pada periode di mana bunga dapat mempertahankan kesegarannya setelah disimpan.Warna pada mahkota atau daun mawar berubah menjadi coklat Atau hitam mungkin karena oksidasi flavonoid, leuco anthocyanin, Senyawa fenolik dan akumulasi tanin dalam sel tumbuhan.Pelayuan adalah jaringan yang kendur atau menyusut yang disebabkan oleh perubahan elastisitas
    Karena elastisitas berkurang.
    Faktor yang mempengaruhi keuntungannya adalah:

1. Tahap pengambilan yang tepat. Harus memetik bunga ketika lebih tua atau kematangan yang sesuai dan sudah diwarnai. Namun, jika waktu panen terlalu singkat akan mengarah pada bunga tidak bisa mekar dengan sempurna dan menyebabkan batang batang kayu membengkok.

2.Pemenitikandilakukan dengan pemotongan 2/3 hari panjang penuh dipedisel, tepat atas mata kuncup. Cara terbaik adalah menggunakan gunting atau pisau tajam atau pemangkas yang tajam dan bersih.

3. Secara umum, langkah-langkah untuk mencacah pemotongan secara total, termasuk, pengiriman, pemupukan, gunakan larutan pengawet, 4. kemas, dinginkan, simpan, selama pemasaran. Sistem manajemen yang baik harus mampu memilih anak tangga yang memaksimalkan kesegaraan bunga.

  • Sistem Hidroponik Bunga Mawar

Hidroponik jarang digunakan pada tanaman hias, namun kita dapat mempelajari cara menanam tanaman hias secara hidroponik terutama bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di kota – kota sempit. Media hidroponik yang umum digunakan antara lain serabut kelapa, cangkang bakar dan rock bowl. Media tersebut harus disterilakan terlebih dahulu untuk mencegah pencegahan penyakit menular tanamanyang merugikan didalam tanah. Masukan medium kedalam karung, lalu gunakan uap air untuk mensterilikan dan uap air mengalir ke ember tempat karung diletakan. Strerilisasi dilakukan selama 4 jam. Media steril dimasukan kedalam pot sebagai media pertumbuhan tanaman.Bersiaplah untuk mencuci benih yang akan disemai dengan air lalu rendam dalam larutan benzoate untuk menghindari penyakit yang mematikan tanaman. Pangkas akar yang terlalu panjang tanpa merusak akar utama. Media yang cocok untuk hidroponik mawar adalah rock bowl, percobaan dengan sekam bakar.

 

 

Balithi. 2004. Teknologi Agribisnis Tanaman Hias . Balai Penelitian Tanaman Hias. Jakarta.

Chico. 2015. perbandingan ciri mikroskopis jaringan trakea pada berbagai batang bunga mawar. Universitas Muhammadiyah Malang.

Durkin. 1979. Fisiologi senescene dan pascapanen bunga potong .J. Hortic.Rev.3: 61-133

Hasim, IS2009. Tanaman Hias Indonesia. Jakarta: Penebar Swadaya.

Hardjoko, B.1999.Mawar.PT.elex Media Komputindo.Gramedia.Jakarta

Sudarmiyatun, S. 2012. Budidaya Tanaman Hias. Jakarta: Balai Pustaka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *