Pemanfaatan Cabai Menjadi Produk Olahan Abon Cabai

Pada zaman ini, urban farming sangat dibutuhkan di perkotaan. Semakin sedikitnya lahan pertanian membuat masyarakat berfikir bagaimana bisa menanam tanaman tetapi tetap menghemat lahan. Urban Farming atau yang sering dikenal dengan pertanian perkotaan merupakan solusi yang sangat dibutuhkan, karena memanfaatkan lahan kosong dengan biaya yang murah dan fleksibel bagi masyarakat. Urban farming sendiri tetap berkaitan dengan ketahanan pangan. 4 aspek ketahanan pangan yang harus ada adalah ketersediaan pangan, akses ekonomi dan fisik terhadap pangan, pemanfaatan pangan serta kestabilitasan ketiga dimensi itu. Ada beberapa jenis tanaman yang bisa ditanam menggunakan urban farming. Semakin meroketnya kebutuhan akan pangan dan meningkatnya harga, maka denga metode urban farming merupakan cara yang tepat dalam memenuhi kebetuhan.

Read More …

Produksi Bibit Unggul,Tren Berkebun Masa Kini

benih merupakan tanaman muda yang dapat berupa biji yang akan bertumbuh menjadi tanaman yang dewasa dan menghasilkan bunga dan melalui penyerbukan pada bunga akan menghasilkan buah kemudian menghasilkan benih kembali.

Definisi Bibit Unggul dan Ciri-Cirinya

pada kamus besar bahasa indonesia (KBBI) bibit unggul diartikan sebagai bibit yang memiliki sifat tahan terhadap serangan hama ,cepat dan banyak berbuah dengan kualitas yang baik . Hama adalah organisme yang merusak tumbuhan dan merugikan . contoh hama yang seringkali terjadi yaitu hama larva seperti ulat. Dengan ini , perlu diketahui untuk memilih bibit dengan kualitas yang baik perlu ketelitian untuk membedakan bibit yang baik maupun yang rusak . ciri-ciri fisik bibit yang memiliki kualitas yang baik dan sehat yaitu :

Read More …

Menanam Pakcoy Sebagai Kegiatan Urban Farming di Masa Pandemi

Masa pandemi ini banyak mendatangkan kerugian di segala aspek kehidupan. Namun, tidak semua hal harus dipandang negatif bukan? Ada hal-hal positif yang dapat kita ambil dengan adanya pandemi ini. Dengan melakukan kegiatan yang produktif, mungkin kita dapat menghasilkan sesuatu yang positif. Walaupun hanya di rumah, banyak kegiatan produktif yang dapat kita lakukan, salah satunya yaitu bercocok tanam. Akan tetapi, dalam kegiatan bercocok tanam ini masih banyak orang yang beranggapan tidak dapat dilakukan di lahan yang sempit, padahal itu tidak benar adanya. Era moderen ini sudah banyak metode bercocok tanam yang dapat kita lakukan, dalam rumah sekalipun. Bahkan, sudah banyak orang yang melakukan metode bercocok tanam ini, salah satu metode bercocok tanam yang dapat kita lakukan di rumah yaitu “Urban Farming”.

Read More …

Budidaya Kangkung Secara Hidroponik Untuk Urban Farming

Urban farming, atau bisa disebut juga dengan Pertanian perkotaan, pertanian perkotaan, atau berkebun perkotaan adalah praktik budidaya, pengolahan, dan distribusi makanan di dalam atau sekitar wilayah perkotaan. Urban Farming dapat melibatkan pertanian, akuakultur, agroforestri, peternakan lebah perkotaan, dan hortikultura. Kegiatan ini lebih jauh terjadi di daerah pinggiran kota, dan pertanian pinggiran kota mungkin memiliki karakteristik yang berbeda.

Urban farming pada umumnya dilakukan untuk menambah pendapatan atau aktivitas memproduksi bahan pangan untuk dikonsumsi atau dijual untuk mendapat penghasilan, dan di beberapa tempat dilakukan untuk relaksasi dan rekreasi

Read More …

Menjaga ketahanan Pangan Melalui Pertanian Berbasis Urban Farming dengan Sistem Vertikultur

Saat ini, peneliti memperkirakan bahwa pada tahun 2050 populasi dunia akan mencapai 9 miliar penduduk. Dimana 70 % diantaranya akan tinggal di daerah perkotaan. Artinya lahan terbuka untuk pertanian akan sedikit. Perubahan ini sejalan dengan peralihan iklim dan terbatasnya sumber daya alam terutama pasokan pangan. Kebutuhan pangan merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dan sangat krusial, karena tanpa pangan manusia tidak akan bisa bertahan hidup. Lalu bagaimana solusi bagi kita untuk mengatasi krisis pangan ditengah berkurangnya lahan pertanian? Urban Farming dapat menjadi jawaban dari permasalahan tersebut.

Read More …

Bunga Rosella Merah (Hibiscus sabdariffa L.)

Gambar 1. Tanaman Bunga Rosella Merah (Sumber: https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-rosella/)

Bunga Rosella atau Hibiscus sabdariffa L merupakan tanaman bunga yang pada awalnya tumbuh subur di benua Afrika. Bunga Rosella pada awalnya hanya digunakan sebagai hiasan dari suatu taman kecil di rumah dan juga seringkali dijadikan minuman hangat ketika musim dingin telah tiba serta dijadikan minuman dingin ketika musim panas. Sebuah penelitian mengungkap bahwa kandungan dari suatu tanaman bunga rosella yang bermanfaat bagi kesehatan adalah pada bagian kelopak bunganya. Kelopak bunga rosella dalam kondisi kering mengandung senyawa aktioksidan. Zat antioksidan bagi tubuh sangat bermanfaat untuk melindungi sel di dalam tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas, dimana radikal bebas merupakan pemicu terjadinya kanker.

Struktur dari tanaman bunga Rosella sama dengan tanaman bunga herbarium lainnya, yaitu bunga yang memiliki ukuran besar serta berwarna merah hingga kuning yang semakin gelap di tengah bunganya. Keluarga dari bunga Rosella ini adalah Malvaceae yaitu keluarga tanaman yang merupakan tanaman semak bercabang banyak, warna dari bunga dan batang serupa dan mencolok, warna daun hijau gelap hingga memiliki batang yang mengandung serat yang banyak sehingga menjadikan tanaman bunga Rosella ini kuat.

Read More …

Manfaat Penanaman Cabai di Perkotaan

Pesatnya laju pertumbuhan penduduk di perkotaan berpotensi untuk menyebabkan masalah lingkungan, mulai dari konversi lahan sampai degradasi kualitas lingkungan yang diakibatkan oleh sampah dan polusi. Pertumbuhan populasi penduduk yang tinggi, dapat menyebabkan terjadinya bencana krisis pangan apabila laju produksi bahan pangan lebih rendah dibandingkan pertumbuhan populasi penduduk. Dengan demikian, kondisi tersebut mendorong untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Salah satu solusinya adalah dengan menerapkan urban farming. Urban farming dapat didefinisikan sebagai suatu konsep pertanian yang dilakukan dengan cara memanfaatkan lahan yang terbatas. Kegiatan tersebut dapat dilakukan di pekarangan rumah dan di lahan sempit lainnya. Urban farming disebut juga pertanian kota, menurut para ahli pengertian urban farming atau urban agriculture sebagai kegiatan membudidayakan tanaman  untuk memperoleh bahan pangan atau kebutuhan lain dan tambahan finansial.

Read More …

Urban Farming Jahe, Solusi Sederhana Penyedia Bahan Baku Industri Kecil Herbal Tradisional

Kesehatan adalah sebuah isu yang senantiasa akan terdengar selama manusia itu hidup dan berkembang diatas bumi ini. Oleh karena itu berbagai metode dan teknik untuk memperbaiki, menjaga dan mengoptimalkan kesehatan senantiasa bergulir pada setiap masa. Termasuk didalamnya, industri yang bergerak di bidang kesehatan akan senantiasa mendapatkan perhatian masyarakat. Hal ini tentu akan mendorong berkembangnya agroindustri obat-obatan herbal dan kosmetik. Salah satu produk agro/pertanian  yang banyak dipergunakan dalam industri herbal adalah Jahe.

Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan tanaman multi fungsi karena selain dapat digunakan sebagai rempah, tanaman ini termasuk kedalam empat besar tanaman obat  dengan penggunaan untuk : jamu , industri obat tradisional, industri makanan/minuman dan bumbu masakan. Khasiat kesehatan dari jahe ini terutama diperoleh dari kandungan alaminya yang terdiri atas minyak atsiri dengan senyawa kimia aktif, seperti: zingiberin, kamfer, lemonin, borneol, shogaol, sineol, fellandren, zingiberol, gingerol, dan zingeron yang berkhasiat dalam mencegah dan mengobati berbagai penyakit (Goulart, 1995; Reader’s Digest, 2004; Sudewo,2006; Santoso,2008 didalam Aryanta, 2019). Lebih lanjut, kandungan senyawa kimia aktif dalam minyak atsiri jahe ini diketahui bersifat anti inflamasi, anti oksidan, dan anti histamin dan aman serta efektif untuk digunakan dalam kesehatan (Aryanta, 2019).

Read More …

Potensi Agroindustri dan Agrowisata Urban Stingless Bee di daerah perkotaan

Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk kota yang ditandai dengan terjadinya urbanisasi telah menjadi isu global yang memerlukan perhatian dan pengelolaan secara komprehensif karena dampaknya akan terkait dengan berbagai aspek pembangunan. Data statistik menunjukkan bahwa tahun 2017 jumlah penduduk yang tinggal diperkotaan telah mencapai 54,73%, dan angka tersebut diprediksikan akan terus meningkat hingga 70% pada tahun 2050 atau akan ada sekitar 7 miliar penduduk dunia yang tinggal di perkotaan (United Nations –UN, 2014). Dengan demikian seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang tinggal diperkotaan maka akan diikuti berbagai permasalahan baru seperti keterbatasan lahan, peningkatan kebutuhan (sandang, papan dan pangan), tidak seimbangnya jumlah, distribusi dan komposisi penduduk, penurunan kualitas lingkungan akibat berkurangnya lahan terbuka/ruang hijau, dan ketersedian pangan yang memadai dan berkualitas bagi penduduk kota yang terus bertambah. Salah satu solusi yang perlu dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah aktifitas pertanian perkotaan atau urban farming (Handayani dkk., 2018).

Read More …