Penerapan Metode Konservasi Teras Bangku dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Tanah

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal karena sumber daya alam yang melimpah. Salah satunya adalah di bidang pertanian. Tak salah jika Indonesia menjadi salah satu negara agraris terbesar di dunia. Tetapi selain karena sumber daya alam yang melimpah, pertanian di Indonesia didukung juga oleh masyarakat yang sebagian besar pekerjaannya berada di bidang pertanian. Berbicara bidang pertanian, pasti sudah tak asing dengan sawah yang merupakan media penanaman padi sebagai komoditas utama dan sudah diterapkan sejak dahulu. Kualitas tanah dan air sebagai media padi bertumbuh sangat penting diperhatikan jika kita ingin padi yang dihasilkan dari sawah mempunyai kualitas yang baik. Oleh karena itu, terdapat metode yang disebut konservasi tanah. Konservasi tanah merupakan kegiatan dalam upaya menjaga, melestarikan, dan meningkatkan kualitas produktivitas tanah. Tujuan dari konservasi tanah adalah meningkatkan produktivitas tanah dan mencegah terjadinya kerusakan tanah seperti erosi. Apa yang terjadi jika tanah mengalami erosi? Tanah yang terdampak erosi sangat sulit untuk digarap dan diperbaiki lagi sehingga konservasi tanah harus diterapkan. Terdapat dua metode dari konservasi tanah yaitu vegetatif dan mekanik/sipil teknis. Metode yang biasanya dijumpai pada persawahan di sebagian besar wilayah Indonesia adalah konservasi tanah mekanik yang di dalamnya terdapat metode terasering. Pada pembahasan kali ini, kita akan berfokus pada terasering jenis teras bangku.

Read More …