Budidaya Seledri (Apium graveolens L.) Hidroponik

Indonesia merupakan negara agraris, dimana sebagian penduduknya bekerja di sektor pertanian. Pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat Indonesia, karena berfungsi untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam sandang dan pangan. Tetapi seiring bertambahnya jumlah populasi penduduk di Indonesia, produksi hasil pertanian sebagai sumber pangan harus lebih ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Namun, terdapat beberapa masalah yang menghambat, seperti ketersediaan lahan yang semakin sedikit. Ini disebabkan karena lahan yang seharusnya digunakan sebagai lahan pertanian diubah menjadi gedung-gedung tinggi ataupun perumahan.

Read More …

Seledri (Apium graviolens L.)

Tanaman Seledri (Sumber: http://www.buahatiku.com/manfaat-khasiat-dari-daun-seledri/)

Tanaman seledri (Apium graviolens L.) merupakan tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sayuran dan obat-obatan tradisional alami. Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan pertama kali dikenalkan oleh Carotus Limnaeus. Seledri merupakan tanaman herbal berbau aromatic yang memiliki rasa manis dan sedikit pedas. Negara-negara seperti Cina, Jepang dan Korea menggunakan daun seledri sebagai bahan makanan. Pemanfaatan seledri di Indonesia secara umum adalah menggunakan bagian daun, tangkai daun, dan bagian umbi tanaman sebagai campuran dalam sup untuk memperkaya cita rasa. Penggunaan daun seledri sebagai pelengkap masakan, dimana bagian daun dipotong kecil-kecil kemudian ditaburkan diatas masakan. Seledri sering disebut-sebut sebagai tanaman anti hipertensi juga anti rematik. Tanaman seledri juga digunakan secara tradisional sebagai penambah nafsu makan, pemacu enzim sistem pencernaan dan penurun tekanan darah tinggi. Seledri termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan dengan perawatan yang tidak terlalu sulit serta harga yang relatif stabil. Budidaya seledri dilakukan tidak hanya pada area perkebunan yang luas, tetapi dapat juga dilakukan pada lahan sempit. Budidaya seledri dalam pekarangan dapat menggunakan pot atau polybag, hal ini akan memudahkan pengontrolan kondisi tanaman seledri dan juga dapat mengalihfungsikan seledri sebagai tanaman hias. Budidaya tanaman seledri akhir-akhir ini sudah bisa menggunakan sistem hidroponik, atau pembudidayaan tanpa menggunakan media tanah yang dikembangkan seiring dengan perkembangan teknologi pertanian.

Read More …