Jamu, Produk Agroindustri yang Banyak Khasiatnya

Pada zaman yang serba modern ini, jamu menjadi minuman tradisional yang sudah jarang dikonsumsi oleh kaum muda. Jamu seolah tergantikan oleh minuman lain yang lebih modern karena jamu dianggap kuno, tidak enak, pahit, dan jadul. Padahal jika ditelaah dengan rinci dan mendalam, jamu memiliki beragam khasiat bagi tubuh manusia.

Tradisi minum jamu diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram yaitu sekitar tahun 1300 Masehi. Pada saat itu, jamu digunakan secara khusus bagi para wanita dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan kecantikan wajah atau kulit. Secara istilah, jamu berasal dari Bahasa Jawa Kuno yaitu ‘jampi’ dan ‘usodo’ yang artinya penyembuhan dengan cara menggunakan obat-obatan, do’a-do’a, atau ajian-ajian. Namun, sekitar tahun 1500 Masehi, istilah ‘usodo’ sudah jarang digunakan oleh masyarakat. Istilah ‘jampi’ tercatat lebih populer digunakan di kalangan keraton. Sedangkan jamu merupakan Bahasa Jawa Tengah yang hingga kini digunakan oleh masyarakat umum yang diperkenalkan oleh para tabib pengobat tradisional.

Read More …