Produksi Bibit Unggul,Tren Berkebun Masa Kini

benih merupakan tanaman muda yang dapat berupa biji yang akan bertumbuh menjadi tanaman yang dewasa dan menghasilkan bunga dan melalui penyerbukan pada bunga akan menghasilkan buah kemudian menghasilkan benih kembali.

Definisi Bibit Unggul dan Ciri-Cirinya

pada kamus besar bahasa indonesia (KBBI) bibit unggul diartikan sebagai bibit yang memiliki sifat tahan terhadap serangan hama ,cepat dan banyak berbuah dengan kualitas yang baik . Hama adalah organisme yang merusak tumbuhan dan merugikan . contoh hama yang seringkali terjadi yaitu hama larva seperti ulat. Dengan ini , perlu diketahui untuk memilih bibit dengan kualitas yang baik perlu ketelitian untuk membedakan bibit yang baik maupun yang rusak . ciri-ciri fisik bibit yang memiliki kualitas yang baik dan sehat yaitu :

    • daun bibit bewarna hijau cerah,
    • ujung ranting yang menguncup merupakan bibit yang berpotensi tumbuh subur ,
    • kondisi batang bibit yang sehat memiliki batang baru  yang bercabang ,tumbuh tegak ,dan
    • jika bibit berbentuk biji cara agar mengetahui bibit biji tersebut sehat adalah dengan merendam biji tersebut ke dalam air ,jika bibit tersebut tidak mengapung di atas permukaan air maka bibit tersebut memiliki kualitas yang baik dan sehat.

selain ciri – ciri diatas  ,adapun ciri – ciri  bibit yang harus di hindari karena, ciri ini merupakan ciri bibit yang rusak dan tidak berpotensi tumbuh dengan baik yaitu ,daun bibit menggulung dan berwarna kuning (hal ini dapat diakibatkan zat klorofil pada daun rusak atau kekurangan cahaya matahari),adanya bekas gigitan ulat atau memiliki tanda – tanda terserang hama,tidak bersatu dengan gulma ,dan batang bibit bengkok patah atau busuk.

Urban Farming dan Manfaat untuk Upaya Penanggulangan Global Warming

Pada beberapa waktu terakhir ini ,banyak masyarakat yang berminat untuk bercocok tanam di sekitar pekarangan rumahnya khususnya di daerah perkotaan. salah satu nya dengan konsep urban farming yang merupakan salah satu cara efisien untuk mengelola lahan sempit untuk bercocok tanam khususnya di daerah perkotaan. konsep ini sangat praktis  sehingga mudah diterapkan oleh seluruh masyarakat . Ada berbagai macam media dan metode dalam menerapkan konsep urban farming . contohnya:

    • metode hidroponik dengan penggunaan media air ,
    • vertikulur konsep bercocok tanam secara vertikal (vertikal garden),
    • aeroponik sistem bercocok tanam menggunakan udara , dan
    • aquaponik sistem bercocok tanam yang prosesnya bersamaan dengan pemeliaran ikan dalam suatu waktu dan tempat yang sama.

Dan para generasi muda pun telah diajarkan mengenai bercocok tanam sejak dini. sehingga mereka dapat mengerti pentingnya tumbuhan bagi manusia dan bumi .selain itu, masyarakat bisa bercocok tanam dengan kreativitas penggunaan barang bekas sebagai wadah untuk tanaman tersebut. contohnya penggunaan botol bekas dan drum bekas sebagai pot tanaman. kegiatan ini merupakan salah satu upaya menguranggi dampak global warming. salah satu penyebab global warming adalah tidak seimbangnya kadar Karbon Dioksida (CO2 ) di atmosfer .oleh karena itu, penghijauan dan melestarikan lingkungan diperlukan  karena tanaman dapat menyerap gas karbon dioksida (co2 ) untuk berfotosintesis dan melepaskan oksigen (O2) yang diperlukan manusia  ke udara.perlu diketahui dari Data Asosiasi Industri Plastik (INAPLAS ) dan Badan Pusat Statistik (BPS) penggunaan plastik di indonesia sekitar 64 juta ton per tahun . dengan ini salah satu cara penanggulang masalah plastik di indonedsia adalah dengan melakukan prinsip 3R (reduce ,Reuse, dan recycle) dengan  pemanfaatan barang bekas untuk wadah tanaman juga salah satu upaya pengurangan limbah plastik dan menjaga lingkungan.

 Urban Farming di Saat Pandemi

      Terkait adanya virus corona yang penyebarannya sangat cepat  menyebabkan pemerintah memberikan aturan  agar seluruh masyarakat indonesia maupun dunia mentaati kebijakan seperti  bekerja di rumah, social distancing , dan tidak berpergian ke tempat umum yang ramai .contohnya pusat perbelanjaan (pasar ) tempat dimana  masyarakat membeli kebutuhan pangan dan sandang.

     urban farming cukup berkembang di saat  pandemi ini. karena sebagian masyarakat banyak yang merasa bosan jika terlalu lama berdiam diri dirumah. Dari  beberapa tanggapan masyarakat bercocok tanam merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan untuk meluangkan waktu saat berada dirumah dan memiliki banyak manfaat disaat pandemi . beberapa manfaat dari Urban Farming saat pandemi adalah :

    • meningkatkan keterampilan bercocok tanam,
    • menjadi sebuah kegiatan yang dapat menghilangkan stres saat berada di rumah,
    • dapat merasakan  hasil berkebun sendiri dengan kualitas buah atau sayur yang baik dan sehat,
    • dapat berhemat dengan memenuhi sebagian kebutuhan dapur dari hasil urban farming , dan
    •  tidak perlu keluar rumah untuk berbelanja sayur mayur saat pandemi .
Produksi Bibit  Unggul

keunggulan bibit akan mempengaruhi optimalisasi pertumbuhan tanaman dan peningkatan produktivitas hasil panen.salah satu kelebihan bibit unggul juga mempunyai ketahanan terhadap serangan hama sehingga  penggunaan pestida atau obat hama lainnya tidak di perlukan. benih yang unggul memiliki sertifikasi di Balai Pengawasan dan sertfikasi Benih ( BPSB ) dengan kategori berlabel sebagai berikut :

    • breeder seet (benih penjenis ), bibit ini biasanya berlabel warna kuning
    • foundation seed (benih dasar ),merupakan turunan dari benih penjenis dan diberi label berwarna putih
    • stock seed (benih pokok) , warna label benih ini adlah ungu
    • extention seed ( benih sebar ) ,kategori benih ini merupakan benih yang paling sering digunakan oleh para petani,warna label benih ini adalah biru ,benih ini juga hanya dapat dilakukan untuk satu kali penanaman.

bisnis bibit yang unggul sangat menguntungkan ,namun dalam hal pemilihan bibit unggul . perlu melalui tahap proses yang harus dilalui sebelum mendistribusikan  benih yaitu,  benih yang unggul adalah benih yang telah melewati proses seleksi dalam penggunaan benih.melalui proses penemuran, pembersihan ,lalu dikemas sesuai standar .kemudian benih dapat dipasarkan.

dalam pelaksanaan kegiatan produksi benih unggul suatu perusahaan harus memiliki lahan yang kondusif ,sumber daya manusia dalam pengetahuan benih yang baik dan memiliki legalitas kelompok atau perorangan .

tingkat permintaan konsumen pada benih unggul ditentukan oleh faktor yang telah dijelaskan bahwa berkembangnya konsep urban farming dan peminat kegiatan bercocok tanam yang meningkat akan mempengaruhi kuantitas produksi bibit unggul. dalam pemasaran bibit telah dapat melalui internet dan social media dengan begitu benih yang di inginkan akan lebih mudah dicari atau di capai oleh masyarakat di setiap sudut wilayah .

 

 

 

Daftar Pustaka

  • http://cicirosalita.blogspot.com/2017/12/makalah-pengantar-ilmu-pertanian-hama.html?m=1
  • https://spi.or.id/urban-farming-sebagai-pengaman-sosial-lokal-di-masa-pandemi/
  • https://m.sariagri.id/article/amp/57754/tren-urban-farming-meningkat-di-masa-pandemi-covid-19
  • http://www.litbang.pertanian.go.id/info-aktual/3962/
  • https://www.99.co/blog/indonesia/tips-memilih-bibit-tanaman/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *