Manfaat Penanaman Lili Paris dengan Metode Wall Gardening di Wilayah Perkotaan

Wilayah perkotaan berkembang dengan sangat pesat. Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya lahan terbuka hijau ditengah masyarakat di wilayah perkotaan. Banyak aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat sangat merugikan lingkungan seperti menebang pohon untuk keperluan pembangunan. Kondisi ini tidak hanya merugikan lingkungan, namun juga merugikan masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut karena ketidaktersediaannya lahan hijau yang berfungsi sebagai penyedia udara bersih bagi masyarakat. Bahkan, dengan berada di ruangan tetutup bukan berarti kita terjaga dan terbebas dari senyawa berbahaya di udara.

Oleh karena itu, urban farming dapat menjadi salah satu solusi untuk permasalahan ini. Beberapa waktu terakhir, urban farming sudah mulai menjadi tren masyarakat di wilayah perkotaan. Masyarakat mulai memanfaatkan lahan yang terbatas untuk meningkatkan kembali kualitas hidup mereka. Dengan urban farming, masyarakat mulai dapat merubah lingkungan dengan mengurangi polusi yang berdampak buruk bagi kesehatan menjadi lingkungan sehat yang nyaman untuk ditempati.

Konsep urban farming memiliki beberapa metode dalam penanamannya, salah satunya adalah metode wall gardening. Metode ini adalah memanfaatkan lahan yang terbatas untuk menanam tanaman yang di tanam dengan tegak lurus atau vertikal. Metode ini membuat sempitnya lahan bukan halangan untuk mengembangkan pertanian di perkotaan.

Dalam proses menanam menggunakan metode wall gardening, kekuatan dinding yang akan digunakan harus diperhatikan dan juga dalam penggunaan media tanam, gunakan media tanam yang ringan sehingga tidak membebani wadah yang digunakan untuk menopang. Media tanam yang dapat digunakan seperti peat moss, cocopeat dan lainnya. Selain memberi kontribusi untuk menciptakan sirkulasi udara yang bersih dan segar, wall gardening juga berfungsi untuk menambah estetika dari suatu tempat serta dapat menjadi peredam suara di dalam ruangan.

Metode wall gardening dapat menjadi solusi terbaik untuk mengembalikan ruang hijau dengan memanfaatkan lahan yang sepit. Namun, perlu dipertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari metode ini. Kelebihannya yaitu metode wall gardening dapat menghemat penggunaan lahan, mengurangi polusi serta menambah estetika dari suatu ruangan. Sedangkan kekurangan dari metode ini adalah biaya yang digunakan jauh lebih mahal dengan menanam dengan cara konvensional, membutuhkan keahlian khusus, terlihat tidak indah jika tidak disusun dengan baik, dan membuat tanaman cepat kering sehingga sangat disarankan untuk tidak menggunakan wadah berwarna gelap seperti hitam dan abu-abu. Metode wall gardening ini juga tidak dapat menahan longsor seperti tanaman yang ditanam secara konvensional karena metode ini tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya.

Lili paris atau Chlorophytum comosum atau biasa dikenal dengan sebutan tanaman bulu ayam adalah salah satu jenis tanaman hias yang memiliki bentuk yang sangat sederhana tetapi sangat banyak peminatnya. Tanaman ini dapat ditanam dengan sinar matahari yang terbatas sehingga sangat cocok untuk ditanam di dalam ruangan. Tanaman ini menyukai media tanam yang basah tetapi tidak dapat tumbuh dengan media tanam yang kelebihan air sampai tergenang. Cara untuk memperbanyak tanaman ini bisa dengan memotong bagian kecil dari tanamannya atau memisahkan sebagian rumput dari induknya lalu ditanam di media tanam yang baru.

Kenapa harus tanaman lili paris ?

Untuk membangun ruang hijau di daerah perkotaan, lahan perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin agar dapat memberikan dampak positif yang lebih banyak. Tetapi perlu diperhatikan juga, tanaman yang dipilih untuk metode wall gardening. Pada umumnya sebuah tanaman jika ditanam dalam ruangan, di waktu malam tanaman itu akan menghasilkan karbondioksida yang berbahaya untuk tubuh kita. Oleh karena itu, selain untuk kebutuhan estetika ruangan, perlu diperhatikan dengan cermat tanaman-tanaman yang akan dipilih untuk di tanam di dalam ruangan. Namun, berbeda dengan tanaman Lili Paris. Tanaman ini justru menghasilkan oksigen di malam hari, bahkan lebih hebatnya lagi tanaman ini memiliki kemampuan untuk menyaring senyawa berbahaya di udara seperti timbal, karbon monoksida, xilena dan senyawa berbahaya lainnya serta senyawa yang menempel pada benda-benda dan juga senyawa yang terbawa dari luar ruangan. Jadi, tanaman ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai pembersih udara di dalam ruangan yang pastinya biaya yang dibutuhkan lebih murah dibandingkan dengan membeli alat pembersih ruangan otomatis.

Menurut penelitian, tanaman lili paris memiliki kemampuan menyerap  senyawa berbahaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman air purifier lainnya seperti tanaman paku tanduk rusa dan daun melati jepang. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa tanaman lili paris memiliki jumlah rata-rata absorbsi yang paling tinggi dibandingkan dengan tanaman lainnya. Tanaman lili paris juga memiliki kadar klorofil tertinggi dibandingkan dengan tanaman lainnya yaitu sekitar 11,9 mg/L sedangkan rata-rata kadar klorofil pada tanaman lainnya berada di bawah 10 mg/L (Lentera Bio,2018).

Keunggulan lain dari tanaman Lili Paris adalah tidak membutuhkan perawatan yang sulit. Tanaman ini mampu tumbuh di tempat yang terkena paparan sinar matahari secara langsung, tetapi tetap dapat tumbuh optimal di tempat yang jauh dari paparan sinar matahari. Tanaman lili paris membutuhkan penyiraman yang tidak banyak yaitu cukup 1-2 hari sekali di musim kemarau, sedangkan di musim hujan tanaman ini hanya membutuhkan penyiraman sebanyak 1 minggu sekali. Atau bisa juga dengan mengecek media tanamnya, jika media tanam sudah terlihat kering, maka penyiraman harus dilakukan. Agar dapat memberikan nilai estetika yang maksimal, tanaman ini biasanya di susun dengan cara di gantung atau melingkar pada tanaman lain.

Dari penjelasan yang telah dipaparkan, dapat kita bayangkan besarnya manfaat menanam tanaman lili paris dengan metode wall gardening di wilayah perkotaan. Mulai dari memanfaatkan lahan sempit agar dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya, memberikan nilai estetika yang tinggi terhadap suatu ruangan, serta adanya tanaman ini juga membuat udara yang kita hirup setiap detiknya menjadi lebih segar dan juga jauh lebih sehat karena kemampuan tanaman lili paris menyerap senyawa-senyawa berbahaya yang bertebaran di udara. Dapat kita bayangkan, jika kita meletakkan tanaman ini di ruang tidur tentunya akan membuat tidur kita menjadi lebih nyenyak dan berkualitas karena tidak terhambatnya sirkulasi oksigen ruangan tersebut pada malam hari.

Oleh karena itu, menanam tanaman lili paris dengan metode wall gardening dapat menjadi solusi terbaik untuk masyarakat yang hidup jauh dari lingkungan hijau yang asri seperti di wilayah perkotaan dengan tujuan agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat itu sendiri.

 

 

 

referensi :

Lentera Bio, (2018). Potensi Tanaman Lili Paris (Chlorophytum comosum), Melati Jepang
(Pseuderanthemum reticulatum), dan Paku Tanduk Rusa (Platycerium bifurcatum)
sebagai Absorben Timbal (Pb) di Udara /ejournal.unesa.ac.id

Klik Hijau, (2020).  Lili Paris, Tanaman Hias Indoor yang Ampuh Sebagai Pembersih Udara / Klikhijau.com

Cybex Pertanian, (2016). Indahnya Wall Gardening di Lahan Sempit /cybex.pertanian.go.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *