Keripik Bayam Hidroponik: Camilan Sehat di Masa Pandemi

Pandemi COVID-19 tidak henti-hentinya membuat berita duka di berbagai belahan dunia. Setiap harinya ada saja berita duka yang terdengar dari sanak saudara, tetangga, masyarakat, ataupun teman-teman. Kondisi tersebut mengharuskan kita lebih berhati-hati jika ingin bepergian ke luar lingkungan rumah. Akan tetapi, tentu saja pilihan terbaik adalah berdiam diri di rumah demi menghindari berbagai kemungkinan buruk yang akan terjadi jika tertular virus yang sudah memendam diri di Nusantara sepanjang tahun 2020.

Namun, adanya pandemi bukanlah penghalang bagi kita untuk menambah persediaan konsumsi makanan, seperti camilan. Camilan tidak harus selamanya dibeli, kita bisa membuatnya sendiri di rumah masing-masing. Tapi bagaimana dengan membuat camilan yang murni sehat untuk tubuh?

Dari sinilah kita mempelajari arti penting hidroponik. Hidroponik adalah teknik budidaya menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah, tapi sebagai gantinya menggunakan air yang mengandung nutrisi. Teknik budidaya ini dapat dilakukan di pekarangan rumah ataupun di atap rumah, tergantung pada ketersediaan lahan. Karena cukup mudah, masyarakat perkotaan kini sudah banyak menggunakan metode ini untuk memproduksi pangan secara mandiri.

Dengan adanya hidroponik, kita bisa membuat sendiri camilan yang sehat dan bernutrisi tanpa harus bersusah payah keluar rumah. Selain mendapat keuntungan dalam kategori pangan, pekarangan rumah akan lebih indah dilihat dan tentu saja dapat melatih kreativitas serta kedisiplinan terutama saat menyiram dan mengurus tanaman secara rutin, pengalaman dalam bercocok tanam pun kian meningkat. Tidak perlu menggunakan lahan yang luas, hidroponik bisa menghasilkan banyak hasil produksi tanaman.

Tren hidroponik pun meningkat seiring pandemi. Masyarakat mulai mengembangkan inovasi dan hobi baru salah satunya dalam bercocok tanam dengan metode hidroponik. Tentu saja hidroponik merupakan hobi yang sangat sesuai dilakukan saat pandemi karena kunci sukses dalam kegiatan hidroponik adalah kerutinan dalam pengerjaan dan perawatan tanamannya. Potensi keberadaan masyarakat di rumah saat pandemi lebih besar dibandingkan ketika keadaan normal sehingga merawat tanaman secara rutin akan lebih mudah dilakukan.

Penanaman secara hidroponik bisa dilakukan pada berbagai jenis tanaman, salah satunya bayam. Bayam (Amaranthus) merupakan salah satu sayuran yang cukup disukai oleh masyarakat. Bayam juga memiliki berbagai manfaat, seperti memiliki kandungan zat besi yang relatif tinggi sehingga bisa mencegah anemia. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi bayam untuk kesehatan.

Bayam bisa diolah menjadi berbagai macam produk turunan seperti keripik. Sebagian besar masyarakat tentu saja menyukai keripik sebagai camilan, entah sebagai teman nonton entah sebagai penghilang rasa bosan. Apalagi jika camilan yang dikonsumsi tersebut sehat.

Maka dari itu, kami akan memberikan tahapan-tahapan yang diperlukan untuk melakukan kegiatan hidroponik bayam serta cara mengolahnya menjadi keripik.

Cara Menanam Bayam Hidroponik Ala Sederhana

Alat dan bahan :

  • Benih bayam
  • Air
  • Nutrisi
  • Nampan persegi
  • Box tanpa tutup dengan tinggi minimal 30 cm
  • Styrofoam
  • Gelas plastik secukupnya
  • Rockwool
  • Kain flanel
  • Plastik hitam
  • Gunting

Tahap penyemaian :

  • Rockwool dipotong dengan ukuran kurang lebih 3 cm x 3 cm.
  • Buatlah cekungan atau lubang kecil di tengah-tengah rockwool tersebut.
  • Basahi rockwool tersebut dengan cara disemprot supaya tidak terlalu basah.
  • Tatalah rockwool yang sudah dibasahi ke nampan persegi.
  • Masukkan benih ke dalam lubang atau cekungan rockwool dengan catatan satu rockwool satu benih.
  • Tutup nampan dengan plastik hitam, diamkan selama 2-3 hari.
  • Jika benih sudah berkecambah, pindahkan bibit tersebut ke tempat yang terkena sinar matahari. Usahakan sinar matahari yang diperoleh adalah yang sehat yaitu di pagi hari.
  • Jangan lupa untuk memeriksa keadaan bibit, dan semprot rockwool secara rutin. Jangan sampai kekeringan.
  • Setidaknya 4 daun sejati sudah tumbuh, boleh dipindahkan ke media hidroponik.

Tahap tanam hidroponik :

  • Kain flanel digunting dengan bentuk persegi panjang sekurang-kurangnya 25 cm x 2 cm
  • Siapkan gelas plastik secukupnya, lubangi dasar gelas supaya bisa diselipkan kain flanel.
  • Masukkan kain flanel yang telah digunting ke bagian dasar gelas plastik.
  • Siapkan box.
  • Buatlah tutup box dengan lembaran styrofoam yang tebal, panjang dan lebar menyesuaikan ukuran box agar bisa digunakan sebagai tutup.
  • Lubangi styrofoam dengan diameter menyesuaikan diameter gelas plastik, dan diberi jarak setiap lubang kurang lebih 10 cm.
  • Masukkan gelas plastik yang telah diselipi kain flanel ke setiap lubang styrofoam. Kain flanel berguna sebagai penyalur nutrisi ke tanaman.
  • Gunakan nutrisi AB-mix, tuangkan nutrisi ke dalam box.
  • Tutup box dengan styrofoam yang telah disertai gelas plastik.
  • Taruh setiap bibit bayam yang telah disemai ke atas kain flanel di dalam gelas.
  • Periksa bayam secara rutin. Jika debit nutrisi dalam box berkurang, silahkan ditambah lagi. Usahakan jangan sampai tanaman mengering dan tetap dijaga kelembabannya.
  • Usia panen bayam umumnya pada hari ke-25 setelah penanaman. Cabut bayam dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan.

Cara Membuat Keripik Bayam hidroponik

Bahan :

  • Daun bayam hidroponik secukupnya
  • Bawang merah = 1 siung
  • Bawang putih = 2 siung
  • Kemiri yang telah digoreng = 1 buah
  • Ketumbar = 1/2 sendok teh
  • Tepung beras = 125 gram
  • Tepung sagu = 75 gram
  • Garam (secukupnya)
  • Air bersih (secukupnya)
  • Minyak goreng (secukupnya)

Tahap pembuatan :

  • Siapkan daun bayam hidroponik
  • Cuci daun bayam hidroponik, lalu tiriskan.
  • Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri yang telah digoreng, dan ketumbar. Lalu sisihkan.
  • Siapkan wadah, masukkan bumbu yang telah dihaluskan, tepung beras, tepung sagu, garam, dan air.
  • Aduk bahan-bahan tersebut secara merata sampai adonan sedikit mengental. Jika sudah, sisihkan.
  • Panaskan minyak goreng, gunakan api sedang. Lalu celupkan daun bayam yang telah ditiris ke dalam adonan sampai adonan menutupi seluruh bagian daun bayam.
  • Celupkan daun bayam tersebut ke dalam minyak goreng yang sudah panas.
  • Goreng daun bayam hingga adonan tepung mengeras dan berwarna kekuningan.
  • Jika sudah, angkat daun bayam tersebut dan tiriskan.
  • Keripik daun bayam siap dijadikan camilan.

Selain dikonsumsi sendiri, keripik bayam tersebut bisa juga dijadikan peluang untuk membuka usaha. Keripik bayam hidroponik memiliki nilai tambah tersendiri dibandingkan keripik biasa karena tentu saja bahan bakunya yang lebih sehat tanpa penggunaan bahan-bahan kimia. Selain itu, usaha tersebut tentu saja memberikan keuntungan jika optimal dalam penjualannya.

Daftar Pustaka

Wakhidah, Siwi Nur. 2019. “5 Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Alat Sederhana”. https://www.dream.co.id/techno/5-cara-menanam-hidroponik-di-rumah-dengan-alat-sederhana-191018f.html, diakses pada 12 November 2020.

Distan. 2019. “BAYAM HIDROPONIK”. https://distan.bulelengkab.go.id/artikel/bayam-hidroponik-88, diakses pada 12 November 2020.

Laferda, Dino. 2019. “5 Tips Mudah Menanam Bayam Hidroponik”. https://paktanidigital.com/artikel/5-tips-mudah-menanam-bayam-hidroponik/#.X62CJMgzbDd, diakses pada 13 November 2020.

Yunita, Megie. 2016. “Resep Keripik Bayam”. https://cookpad.com/id/resep/950769-keripik-bayam, diakses pada 13 November 2020.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *