Tanaman Penyerap Polutan Metropolitan

Saat ini pencemaran udara akibat aktivitas manusia di kota-kota besar seluruh dunia sudah melampaui Nilai Ambang Batas (NAB). Nilai Ambang Batas adalah batas konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan berada dalam udara ambien, udara ambien sendiri merupakan udara bebas dipermukaan bumi pada lapisan troposfir yang dibutuhkan dan berpengaruhi bagi kesehatan umat manusia, makhluk hidup dan unsur lingkungan hidup lainnya.

Menurut National Geographic, polusi udara adalah campuran partikel dan gas yang dapat mencapai konsentrasi berbahaya baik di luar maupun diluar ruangan. Sebagian besar polusi udara yang diakibatkan oleh aktivitas manusia berbentuk serupa debu dengan ukuran yang sangat kecil seperti diameter rambut (partikel) atau bahkan lebih kecil (partikel sangat halus). Partikel ini sangat berbahaya bagi kesehatan pernapasan manusia, karena dapat menyebabkan penyakit seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas), asma, bronkitis pneumonia sampai gangguan pada jandung dan paru-paru.

Read More …

Budidaya Tanaman Gedi (Abelmoschus Manihot) Dengan Urban Farming

Saat ini Urban Farming bukanlah hal yang begitu asing, Urban Farming adalah sebuah konsep pertanaian di perkotaan yang tidak memerlukan lahan luas dan hanya membutuhkan lahan secukupnya, seperti pekarangan rumah, balkon, atap, bahkan di tepian sungai. Dengan adanya tren Urban Farming ini ada banyak tanaman yang dapat dibudidayakan untuk kebutuhan di perkotaan. Salah satunya adalah tanaman Gedi (Abelmoschus Manihot).

Tanaman Gedi cukup populer di Sulawesi Utara terutama Manado untuk dijadikan bahan pangan. Tanaman ini dapat menjadi sumber pangan dan bahkan menjadi obat herbal, dimana hal ini akan sangat menguntungkan apabila masyarakat perkotaan membudidayakannya dengan cara Urban Farming. Untuk perawatannya tanaman ini bisa dikatakan sangat mudah, tanaman ini bisa tumbuh di berbgai daerah tanpa memerlukan pertimbangan khusus dengan suhu yang beragam. Berdasarkan pengalaman saya dalam menanam tanaman Gedi ini saya tidak menemukan kesulitan yang berarti. Saya menggunakan metode stek untuk membudidayakan tanaman ini, dengan batang tumbuhan gedi dengan panjang awal sekitar 25 cm sampai dengan 30 cm. Untuk media tanamnya hanya membutuhkan tanah tanaman ini tidak memerlukan pupuk atau sekam.

Read More …

Budidaya Tanaman Bawang Merah Menggunakan Sistem Hidroponik

Kondisi pertanian di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan jika ditinjau dari lahan pertaniannya yang semakin sempit. Hal ini tentu saja berdampak pada swasembada komoditas pertanian yang akan terkendala. Alasan utama yang menyebabkan lahan pertanian semakin sempit ialah hilangnya aktivitas pertanian yang semula ada kemudian digantikan oleh aktivitas lain yang membuat lahan menjadi tidak produktif atau kita kenal dengan istilah alih fungsi lahan. Aktivitas lain tersebut diantaranya adalah pembangunan perumahan, pendirian pabrik yang mulai bergeser ke wilayah pedesaan atau pinggiran kota, pembebasan lahan pertanian untuk projek pemerintahan seperti pembangunan jalan tol, lahan diubah menjadi tempat usaha lain seperti warung makan, toko, dan lain sebagainya.

Read More …

Urban Farming Menggunakan Hidroponik Dimasa Pandemi

Pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya bagi masyarakat di seluruh dunia, dan juga terdampak kepada peubahan pola hidup masyarakat. Diantaranya adalah naiknya kebutuhan konsumsi pada masyarakat Indonesia, khususnya konsumsi sayuran dan buah, di kondisi pandemi ini banyak orang yang mengalami kesulitan dalam perekonomian sehingga mereka tidak bisa membeli bahan pokok seperti sayuran dan buah-buahan. Pada akhirnya beberapa orang memilih untuk menanam sayuran dan buah sendiri dengan memanfaatkan keterbatasan lahan. Namun beberapa dari mereka pun memanfaatkanya menjadi sumber perekonomian yang baru karena banyak para pekerja yang di PHK di masa pandemi Covid-19 ini.

Read More …

Pemanfaatan Green Roof pada Kawasan Perkotaan

Berkurangnya lahan terbuka hijau di suatu tempat akan mengakibatkan keadaan yang kurang baik. Pohon jarang ditemukan, permukaan tanah sudah dilapisi semen dan beton, hingga kualitas udara yang semakin memburuk. Hal ini sudah terjadi di lingkungan perkotaan, terutama di kota-kota besar. Terpangkasnya lahan yang disebabkan oleh pembangunan yang terus-menerus dilakukan, menimbulkan potensi banjir yang cukup tinggi karena sulitnya tanah untuk menyerap air hujan. Pada kawasan hutan, air hujan dapat terserap sebanyak 95%. Dengan perbedaan yang jauh, hanya sebanyak 25%, kawasan perkotaan dapat menyerap air hujan. Terlalu banyaknya bangunan membuat banyak rumah di perkotaan minim bahkan tidak memiliki lahan kosong atau halaman. Cukup sulit untuk melakukan penanaman pada lahan yang sangat terbatas.

Read More …

Urban Farming Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

Beberapa bulan ini,dunia dihadapkan pada pandemi covid-19 yang tak tau kapan akan berakhir. Dampaknya sudah terasa oleh hampir semua kalangan masyarakat. Tak terkecuali para pelaku ekonomi di semua tingkatan baik itu ekonomi tingkat tinggi hingga ekonomi tingkat rendah. Dari petani sampai pengusaha dari masyarakat biasa mulai merasakan kesulitan untuk menciptakan kehidupan yang layak. Namun demikian masyarakat tetap berupaya untuk mempertahanankan kehidupan yang layak dengan berbagai cara dengan inovasi yang mampu dilakukan. Salah satu fenomena masyarakat adalah kesadaran untuk menanam tanaman bermanfaat, seperti sayur mayur dan buah-buah-an dalam rangka mempertahankan kemampuan untuk mengelola tempat-tempat yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan urban farming.

Read More …

Sabun Serai Solusi Atasi Limbah Deterjen

Dampak dari penyakit corona yang melanda masyrakat dunia ternyata berpengaruh besar pada perilaku dan kebiasaan hidup manusia pada umumnya. Dari sisi positif, dampak kebiasaan keseharian masyrakat adalah dengan lebih protektif menjaga diri dari penyakit khususunya dari penularan virus covid-19 itu sendiri. Kebiasaan mencuci tangan dan mandi sebelum atau setelah beraktifitas menjadi hal yang lumrah dilakukan. Kebiasaan ini menjadi suatu keharusan yang membuat semua orang mematuhi protokol anjuran pemerintah dalam rangka berusaha memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, yang menurut penelitian akan mati jika terkontaminasi cairan deterjen. Begitu juga penggunaan masker dan hand sanitaizer kini menjadi kebutuhan keseharian.

Read More …

Penanaman Selada Secara Hidroponik Sebagai Produk Urban Farming

Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia dan menduduki peringkat keempat setelah Amerika Serikat.Berdasarkan survei penduduk yang dilakukan oleh bada Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019,tercatat penduduk Indonesia sebanyak 267 juta jiwa.Diperkirakan di tahun 2020 sebanyak 70% warga Indonesia tinggal di perkotaan.Hal ini menjadi salah satu penyebab lahan kosong semakin sulit untuk ditemui di tengah-tengah kota.Lahan-lahan kosong diubah menjadi tempat perbelanjaan,gedung kantor dan lain sebagainya untuk menunjang kebutuhan masyarakat.Terlebih jika ingin membuka lahan pertanian,perlu diperhatikan dengan baik pembukaan lahan yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan di sekitarnya.Lahan pertanian juga dilakukan di dekat areal yang dekat dengan sumber air.Berbagai hambatan dalam membuka lahan pertanian ini dapat diatasi dengan melakukan kegiatan Urban Farming yang dinilai efektif untuk dilakukan di tempat yang terbatas.Urban Farming juga kini tengah diminati oleh masyarakat perkotaan.

Read More …

Keripik Bayam Hidroponik: Camilan Sehat di Masa Pandemi

Pandemi COVID-19 tidak henti-hentinya membuat berita duka di berbagai belahan dunia. Setiap harinya ada saja berita duka yang terdengar dari sanak saudara, tetangga, masyarakat, ataupun teman-teman. Kondisi tersebut mengharuskan kita lebih berhati-hati jika ingin bepergian ke luar lingkungan rumah. Akan tetapi, tentu saja pilihan terbaik adalah berdiam diri di rumah demi menghindari berbagai kemungkinan buruk yang akan terjadi jika tertular virus yang sudah memendam diri di Nusantara sepanjang tahun 2020.

Namun, adanya pandemi bukanlah penghalang bagi kita untuk menambah persediaan konsumsi makanan, seperti camilan. Camilan tidak harus selamanya dibeli, kita bisa membuatnya sendiri di rumah masing-masing. Tapi bagaimana dengan membuat camilan yang murni sehat untuk tubuh?

Read More …