Alarm Banjir Sebagai Penanda Banjir

Drainase sebagai prasarana pengendali aliran air dalam suatu wilayah merupakan komponen penting penunjang aktivitas. Pada prinsipnya penilaian baik buruknya sebuah kawasan baik perkotaan maupun pedesaan, faktor pendukung utamanya adalah sistem drainase yang mampu mengendalikan aliran air dengan baik. Namun keberadaan drainase kadang terabaikan karena dampaknya akan muncul jika terjadi masalah yang menyebabkan terhambatnya saluran tersebut sehingga membuat tersumbatnya pembuangan atau terjadinya genangan akibat meluapnya saluran tersebut sampai pada level tertentu yaitu terjadinya banjir yang dapat melumpuhkan berbagai aktivitas bahkan menimbulkan bencana yang sangat merugikan, merusak , bahkan juga dapat menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu sangat penting untuk merencanakan, mengatur,dan merawat drainase secara berkesinambungan.

Read More …

Sabun Serai Solusi Atasi Limbah Deterjen

Dampak dari penyakit corona yang melanda masyrakat dunia ternyata berpengaruh besar pada perilaku dan kebiasaan hidup manusia pada umumnya. Dari sisi positif, dampak kebiasaan keseharian masyrakat adalah dengan lebih protektif menjaga diri dari penyakit khususunya dari penularan virus covid-19 itu sendiri. Kebiasaan mencuci tangan dan mandi sebelum atau setelah beraktifitas menjadi hal yang lumrah dilakukan. Kebiasaan ini menjadi suatu keharusan yang membuat semua orang mematuhi protokol anjuran pemerintah dalam rangka berusaha memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, yang menurut penelitian akan mati jika terkontaminasi cairan deterjen. Begitu juga penggunaan masker dan hand sanitaizer kini menjadi kebutuhan keseharian.

Read More …

Home Industri “Kurma Tomat” Sebagai Lapangan Pekerjaan dan Inovasi Terbaru

Urban Farming ( Pertanian Kota ) adalah proses praktik budidaya, produksi, dan pendistribusian bahan pangan di perkotaan dengan memanfaatkan ilmu dan teknologi yang tersedia dengan efisien, serta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Urban farming tidak hanya berkecimpung di bidang pertanian saja, tetapi tersedia juga di berbagai bidang lain, seperti peternakan, perairan, dan watani.

Urban Farming sangat penting bagi masyarakat di wilayah perkotaan, khususnya wilayah yang padat penduduk. Hal ini disebabkan karena urban farming mengutamakan efisiensi dan efektifitas untuk meminimalisir lahan dan resiko akan gagal panen. Selain itu, masyarakat dapat lebih mengerti tentang edukasi sayuran sehat dengan berbagai cara pengelolaannya. Salah satu cara urban farming yang marak digunakan di wilayah padat penduduk adalah Hidroponik yaitu, budidaya penanamaman tumbuhan tanpa menggunakan tanah melainkan menggunakan air sebagai bahan utama untuk pemenuhan kebutuhan dan nutrisi bagi tanaman.

Read More …

Budidaya Sayuran Dengan Teknologi Vertikulur Sebagai Salah Satu Langkah Peningkatan Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19

Bercocok tanam adalah kegiatan positif yang dapat dilakukan di saat pandemi. Menghabiskan waktu dirumah dengan menanam sayuran dan memanfaatkan lahan kosong di perkarangan dengan maksimal dengan metode vertikulur. Vertikulur adalah menanam tumbuhan secara vertikal dan menumpuk sehingga dapat mengoptimalkan lahan yang kosong. Metode vertikulur dapat menanam berbagai jenis tumbuhan mulai sayur, bunga hingga obat-obatan.

Bercocok tanam dengan teknologi vertikulur sangat fleksibel karena dapat disesuaikan dengan kondisi serta keinginan. Mulai dari tanaman, model vertikulur serta bahan yang digunakan, sehingga teknologi ini sangat cocok untuk diterapkan di berbagai tipe rumah. Tanaman yang cocok untuk di budidaya di era pandemi adalah sayur-mayur selain untuk meningkatkan pola hidup sehat, budidaya sayur memiliki banyak keuntungan lainnya seperti menekan pengeluaran uang serta mendapatkan sayur yang segar dan bebas dari pestisida. Budidaya daya sayur juga dapat mempercantik perkarangan rumah dengan pemilihan bahan dan model vertikulur yang tepat agar terlihat aesthetic.

Read More …

Agrowisata berbasis Urban Farming

Agrowisata menurut kamus besar bahasa Indonesia yakni wisata yang sasarannya adalah pertanian. Hal ini sangat sinergi dengan kehidupan pedesaan yang masih sering menemui lahan pertanian yang sangat luas, namun bagaimana dengan masyarakat yang ada di perkotaan,? tentunya sudah sangat jarang sekali atau bahkan sudah tidak dapat ditemui lagi lahan pertanian di daerah perkotaan seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota besar lainnya.

Bertani bagi masyarakat kota merupakan hal yang sangat tabu dilakukan, selain tidak punya lahan untuk bercocok tanam, kesibukan rutinitas untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah pun menjadi halangan untuk masyarakat perkotaan, Padahal menurut Yudi Sastro dalam jurnalnya penerapan pertanian perkotaan berdampak langsung terhadap ekonomi, sosial, penggunaan energi, jejak karbon (Carbon Footprint), Polusi (Udara, tanah, dan suara), serta peningkatan ketersediaan dan kualitas bahan pangan. berbeda dengan pedesaan, pertanian di Perkotaan sangat dipengaruhi oleh institusi, kebijakan, serta peraturan lokal. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk suatu perkotaan agar bisa bercocok tanam juga seperti penerapan metode urban farming.

Read More …

Potensi Bisnis Hidroponik di Kawasan Perkotaan

Masalah utama di kawasan perkotaan saat ini adalah semakin sempitnya lahan pertanian yang disebabkan oleh tingginya pertumbuhan dan migrasi penduduk serta alih fungsi lahan. Lahan pertanian semakin sempit sedangkan permintaan bahan pangan semakin tinggi, hal ini dapat dijadikan potensi bisnis baru dalam bidang penyediaan bahan pangan. Saat ini, sedang digalakkan kegiatan pertanian di perkotaan atau disebut urban farming. Urban farming atau pertanian perkotaan merupakan sebuat strategi budidaya pertanian di perkotaan pada lahan sempit yang dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan pangan sebagai upaya terpenuhinya ketersediaan pangan perkotaan dengan memperpendek proses distribusinya (Anggrayni et al. 2015). Selain itu, urban farming dinilai dapat memperbaiki kualitas udara dan menambah ruang hijau.  Beberapa jenis komoditas yang dapat dibudidayakan dengan sistem hidroponik diantaranya adalah sayuran daun seperti caisin, bayam, kangkung, dan seledri, juga sayuran buah seperti tomat dan cabai.

Read More …

Optimasi Budidaya Sayuran Daun Dan Ikan Berbasis Aquaponik Sebagai Komoditi Pertanian Kota

Peningkatan jumlah penduduk, pertumbuhan industri dan ekonomi menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Hal ini yang mendorong terjadinya dampak dari alih fungsi lahan dalam perkembangan di sektor pertanian terutama pada hasil produksi dan perekonomian para usaha tani (Kurniawati, et al, 2020). Ketersediaan pangan menjadi akibat dari alih fungsi lahan pertanian yang sangat besar. Pemanfaatan lahan pekarangan yang sedikit dapat dilakukan untuk usaha pertanian dan perikanan skala rumah tangga. Model aquaponik menjadi solusi pertanian di lahan perkotaan yang sempit. Menurut Handayani (2018) , model ini mengintegrasikan budidaya ikan dan sayuran dalam satu wadah sekaligus. Menurut (Rokhmah, et al, 2014), teknologi akuaponik membuat masyarakat mampu menanam sayuran dan beternak ikan meski mempunyai keterbatasan ruang, media tanam dan waktu.
Read More …

Aeroponik Sebagai Metode Urban Farming Untuk Kentang

Salah satu permasalahan agroindustri pada era industri 4.0 adalah keterbatasan lahan untuk pertanian. Lahan-lahan pertanian semakin sedikit dan menyempit serta seringkali beralih fungsi menjadi tempat pemukiman. Saat ini Indonesia memiliki penduduk sekitar 270 juta jiwa tentu kebutuhan akan pemukiman akan menggerus lahan pertanian. Selain itu pemerintah juga sedang giat-giatnya membangun infrastruktur seperti jalan tol di berbagai daerah serta proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. Oleh karena itu, urban farming dapat menjadi salah satu solusi alternatif untuk keterbatasan lahan pertanian yang semakin berkurang.

Read More …

Urban Farming Jahe, Solusi Sederhana Penyedia Bahan Baku Industri Kecil Herbal Tradisional

Kesehatan adalah sebuah isu yang senantiasa akan terdengar selama manusia itu hidup dan berkembang diatas bumi ini. Oleh karena itu berbagai metode dan teknik untuk memperbaiki, menjaga dan mengoptimalkan kesehatan senantiasa bergulir pada setiap masa. Termasuk didalamnya, industri yang bergerak di bidang kesehatan akan senantiasa mendapatkan perhatian masyarakat. Hal ini tentu akan mendorong berkembangnya agroindustri obat-obatan herbal dan kosmetik. Salah satu produk agro/pertanian  yang banyak dipergunakan dalam industri herbal adalah Jahe.

Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan tanaman multi fungsi karena selain dapat digunakan sebagai rempah, tanaman ini termasuk kedalam empat besar tanaman obat  dengan penggunaan untuk : jamu , industri obat tradisional, industri makanan/minuman dan bumbu masakan. Khasiat kesehatan dari jahe ini terutama diperoleh dari kandungan alaminya yang terdiri atas minyak atsiri dengan senyawa kimia aktif, seperti: zingiberin, kamfer, lemonin, borneol, shogaol, sineol, fellandren, zingiberol, gingerol, dan zingeron yang berkhasiat dalam mencegah dan mengobati berbagai penyakit (Goulart, 1995; Reader’s Digest, 2004; Sudewo,2006; Santoso,2008 didalam Aryanta, 2019). Lebih lanjut, kandungan senyawa kimia aktif dalam minyak atsiri jahe ini diketahui bersifat anti inflamasi, anti oksidan, dan anti histamin dan aman serta efektif untuk digunakan dalam kesehatan (Aryanta, 2019).

Read More …