Manafaat Menanaman Tomat di Daerah Perkotaan

Pada zaman sekarang atau biasa kita sebut dengan zaman modern kebutuhan akan teknologi akan terus meningkat tanpa henti dikarenakan pasti saja dengan terus berjalannya waktu manusia pasti akan menemukan sesuatu yang baru dengan hasrat keinginannya yang besar untuk menciptakan sesuatu yang baru. Dengan pesatnya perkembangan teknologi pasti seiring berjalannya waktu, pasti setiap lahan yang yang saat ini kita sebut dengan wilayah yang belum ter-olah akan di bangun dengan teknologi baru yang manusia buat. apabila saat nanti seluruh wilayah daratan didunia ini sudah dipenuhi dengan bangunan teknologi yang manusia buat dengan tanpa adanya bercocok tanam, hal tersebut bisa mengakibatkan kehancuran pada bumi ini dikarenakan ketidak seimbangan ekosistem. Maka dari itu Urban Farming adalah solusi bagi semua masalah yang bersangkutan dengan tanam menanam.

Read More …

Swasembada Pangandi Lingkungan Keluarga dengan Metode Aquaponik: Ikan Lele dan Sayuran

Menurut data dari Badan Pusat Statistik, penduduk perkotaan di Indonesia mencapai 56,7 % atau sekitar 150,406 juta jiwa berada di daerah perkotaan dari total keseluruhan jumlah penduduk sebanyak 268.583.016 jiwa. Jumlah tersebut juga menjadikan Indonesia sebagai peringkat ke-4 di dunia dengan jumlah penduduk terbanyak.

Sebagai manusia tentu saja kita mempunyai kebutuhan untuk makan. Maka dari itu, dengan penduduk sebanyak itu diperlukan pula ketersediaan pangan yang mencukupi terlebih lagi di wilayah perkotaan yang minim akan lahan terbuka. Jika penduduk perkotaan hanya mengandalkan produksi bahan pangan dari pedesaan, produk pangan tersebut akan jauh lebih mahal karena adanya biaya transport yang diperlukan.

Read More …

Irigasi Sistem Ponsel sebagai Jangkauan Ketertarikan Kaum Milenial

Di era saat ini, kebutuhan air sudah tidak terbantahkan lagi. Air benar-benar diperlukan oleh berbagai jenis makhluk hidup, mulai dari khalayak manusia hingga tumbuh-tumbuhan. Air merupakan salah satu elemen penting dan kunci kehidupan bagi tumbuhan, hampir seluruh tumbuhan memerlukan air sebagai unsur hara agar dapat tumbuh dan berkembang. Tanpa air, tumbuhan akan sulit bertahan hidup dan melakukan fotosintesis. Maka dari itu, air merupakan hal wajib yang harus dipertahankan keberadaannya. Sama halnya dengan perolehan air untuk tanaman di lahan pertanian.

Read More …

Terasering dan Pengaruhnya Terhadap Tanah

Apa itu Terasering ? merupakan kegiatan bercocok tanam dengan memakai metode konservasi dengan cara membuat berbagai teras yang dilakukan agar dapat mengurangi panjang lereng dan dapat menahan air sehingga mengurangi kecepatan dan jumlah aliran permukaan sehingga memperbesar peluang penyerapan air oleh tanah. Terasering bertingkat biasanya digunakan oleh masyarakat untuk bercocok tanam di daerah perbukitan atau juga pegunungan.  Banyak sekali jenis-jenis terasering yang dapat dibuat yaitu:

Read More …

Menjaga ketahanan Pangan Melalui Pertanian Berbasis Urban Farming dengan Sistem Vertikultur

Saat ini, peneliti memperkirakan bahwa pada tahun 2050 populasi dunia akan mencapai 9 miliar penduduk. Dimana 70 % diantaranya akan tinggal di daerah perkotaan. Artinya lahan terbuka untuk pertanian akan sedikit. Perubahan ini sejalan dengan peralihan iklim dan terbatasnya sumber daya alam terutama pasokan pangan. Kebutuhan pangan merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dan sangat krusial, karena tanpa pangan manusia tidak akan bisa bertahan hidup. Lalu bagaimana solusi bagi kita untuk mengatasi krisis pangan ditengah berkurangnya lahan pertanian? Urban Farming dapat menjadi jawaban dari permasalahan tersebut.

Read More …

Optimalisasi Irigasi Pertanian Era Revolusi 4.0

Pertanian merupakan pondasi dasar ekonomi bangsa, perekonomian yang stabil dapat dicapai salah satunya melalui pembangunan pertanian yang baik. Perekonomian suatu bangsa dan pembangunan pertanian adalah berbanding lurus. Bangsa dapat dikatakan maju dan sejahtera apabila bangsa tersebut dapat mencukupi kebutuhan primer rakyatnya, yaitu berupa kebutuhan pangan.

Perubahan iklim global akibat tingginya angka kerusakan hutan dan perubahan pola hidup manusia yang cenderung tidak mempedulikan kondisi alam seperti penebangan pohon-pohon di hutan untuk dialihkan fungsi sebagai lahan industri yang mengakibatkan kerusakan hutan atau deforestration. Hal tersebut menyebabkan terjadinya pemanasan global yang mengakibatkan perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu.

Read More …

Penerapan Sistem Irigasi Tetes untuk Mengoptimalkan Budidaya Tanaman Cabai

Cabai merupakan salah satu rempah – rempah yang sangat diminati oleh rakyat Indonesia. Tingkat permintaan dan penawarannya selalu tinggi setiap tahunnya tanpa mengenal musim. Cabai ini biasanya digunakan untuk keperluan dapur dan kuliner. Selain harga jualnya yang relatif murah, cabai juga dinilai sebagai bahan penyedap makanan alami dan aman untuk dikonsumsi dalam batas wajar. Nilai ekonomi cabai pun bisa dikatakan cukup tinggi mengingat luas lahan cabai terus meningkat setiap tahunnya.

Read More …

Urban Farming Sebagai Solusi Menjaga Ketahanan Pangan Dan Keterbatasan Lahan Pertanian Dengan Menerapkan Sistem Hidroponik Smart Watering (Zero Energy Base Fertigation System)

Perkotaan adalah pusat segala kegiatan, pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi suatu daerah dengan segudang permasalahan yang terdapat di dalamnya. Kota – kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan kota lainnya memiliki permasalahan yang hampir sama yaitu pemmukiman padat penduduk dan keterbatasan lahan pertanian. Berdasarkan data dari kementrian pertanian luas lahan untuk sektor pertanian dari tahun 2012 sampai dengan 2016 mengalami penurunan 20% akibat dari adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi non-pertanian (Kementrian Pertanian, 2017). Penurunan lahan pertanian disebabkan oleh alih fungsi lahan yang terjadi karena beragam faktor. Berkembangnya sistem perekonomian dan meningkatnya jumlah penduduk setiap tahun menjadi salah satu faktor terjadinya alih fungsi lahan petanian.

Read More …

Plant Factory : Perkembangan Indoor Vertical Farming Masa Kini dan Aplikasinya Pada Agroindustri Cabai Merah

Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi penduduk yang terbanyak pada lingkup Asia Tenggara yaitu sebesar 268.583.016 jiwa dalam kurung waktu lima bulan terakhir. Angka tersebut merupakan peningkatan seiring bertambahnya tahun dan perkembangan zaman yang diikuti dengan meningkatnya kebutuhan sandang, pangan, dan khususnya papan bagi setiap jiwa. Oleh karenanya ketersediaan lahan di Indonesia saat ini pemanfaatannya banyak digunakan untuk kebutuhan mendirikan papan, hunian atau lahan usaha khususnya di perkotaan.

Ketahanan pangan merupakan hal yang selalu menjadi perhatian negara bahkan dalam lingkup dunia dari masa ke masanya. Hal ini yang menjadi alasan lahirnya berbagai macam ide untuk menjaga ketahanan pangan khususnya pada masyarakat perkotaan dengan memaksimalkan keterbatasan lahan yang ada untuk tetap dapat memiliki nilai dan guna dalam menyokong aktifitas pertanian dan pangan. Urban farming lahir sebagai suatu langkah pencerahan yang digunakan untuk semua permasalahan yang menyangkut dengan keterbatasan lahan sampai ancaman ketahanan pangan. Urban farming merupakan kegiatan bertani yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan kosong yang dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat di area rumah masing-masing (Nurlaelih dan Damaiyanti, 2019).

Read More …