Tanaman Cabai Keriting (Capcisum annum L)

Gambar 1. Buah Cabai Keriting (Sumber : https://www.agronet.co.id/detail/budi-daya/pertanian/3328-Budidaya-Cabe-Keriting, 2019)

Salah satu kebutuhan pokok jenis pangan berupa rempah-rempahan yang sangat banyak digunakan terutama untuk menambah cita rasa makanan agar lebih pedas adalah cabai keriting. Cabai keriting ini juga merupakan salah satu  jenis buah cabai yang banyak tumbuh di Indonesia yang dapat berkembang dengan sangat baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi dengan iklim yang tropis.  Cabai keriting atau dalam bahasa ilmiahnya biasa disebut dengan istilah Capcisum annum L juga merupakan  jenis tanaman semusim yang dapat dikagorikan dalam tumbuhan perdu berkayu. Adapun ciri-ciri dari cabai keriting ini diantaranya adalah sebagai berikut : Tinggi tanaman rata-rata setinggi 70-110 centimeter kemudian untuk panjang buah biasanya berkisar antara 9-15 centimeter serta memiliki  diameter buah sebesar 1-1,75 centimeter. Untuk warna buah nya sendiri jika cabai keriting yang muda itu akan berwarna hijau dan jika sudah matang maka akan berubah menjadi merah dengan permukaan buah yang ramping dan juga berlakuk dan memiliki rasa yang cukup pedas. Read More …

Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.)

Gambar 1. Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.) (Sumber: https://www.teorieno.com/2016/10/klasifikasi-dan-morfologi-kacang-hijau.html, 2016)

Asal Usul dan Klasifikasi Kacang Hijau (Vigna Radiata L.), Indonesia adalah negeri yang diberkahi tanah dengan tingkat kesuburan yang baik dan kondisi iklim yang sangat bersahabat untuk berbagai jenis tanaman yang kaya akan nutrisi. Oleh karena itu wajar jika kemudian banyak komoditi tanaman yang bermanfaat dan tumbuh subur di Indonesia. Salah satu komoditi tersebut ialah tanaman kacang hijau. Asal usul kacang hijau berasal dari Negara India, kemudian menyebar ke Negara Asia tropis hingga akhirnya masuk ke Indonesia. Pernyataan mengenain asal usul tanaman kacang hijau ini didukung oleh sebuah pendapat dari seorang ahli botani asal Uni Soviet yang bernama Nikolai Ivanovich Vavilov. Dia mengatakan bahwa India merupakan salah satu daerah asal tanaman suku leguminosae dan dia telah menemukan plasma nuftah kacang hijau jenis Phaseolus Mango di India atau yang kemudian disebut kacang hijau India (Rukmana, 1997). Kacang hijau diperkirakan masuk ke Indonesia pada awal abad ke 17. Masuknya tanaman ini ke Indonesia dibawa oleh pedagang China dan Portugis, awal mula penyebarannya hanya berada di pulau Jawa dan Bali. Kemudian seiring berjalannya waktu sekitar tahun 1920an mulai menyebar masuk ke wilayah Indonesia bagian tengah dan Indonesia bagian timur.

Read More …

Tanaman Semangka “Citrullus Lanatus”

Gambar 1. Buah Semangka (Sumber: https://www.pertanianku.com/mengenal-asal-usul-semangka/ , 2016)

Semangka adalah suatu tanaman buah yang berasal dari Afrika dengan iklim sub tropis dan biasanya tumbuh di daerah kering. Semangka merupakan tumbuhan yang merambat dan buahnya memiliki kandungan air yang sangat banyak sehingga mudah tumbuh di beberapa wilaya Indonesia. Jenis/varietas yang sering dibudidayakan di Indonesia yakni Semangka Lokal Pasuruan, Batu Sengkaling, dan Bojonegoro, Semangka impor tidak terlalu banyak diminati karena adanya perbedaan harga dibanding semangka lokal. Beberapa jenis varietas tersebut yang hanya populer dikalangan petani untuk ditanam. Manfaat dari tanaman semangka yakni untuk mendapatkan buah segar, namun jika semangka muda dapat dimanfaatkan untuk sayur-mayur begitupun daun semangka yang dapat dimanfaatkan untuk sayur-mayur. Kulit semangka dimanfaatkan untuk membuat asinan atau acar layaknya buat mentimun. Tanaman semangka adalah tanaman satu musim dan mimiliki beragam jenis diantaranya semangka merah, semangka kuning, semangka biji, dan semangka non biji. Klasifikasi semangja termasuk dalam famili (Cucurbitaceae) yakni labu-labuan. Berikut klasifikasi Tanaman semangka secara rinci menurut R, Indriani, 2017.

Read More …

Tanaman Melon (Cucumis melo L.)

(Sumber: https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-melon)

Melon yang memiliki bahasa latin Cucumis melo L. adalah tanaman buah semusim yang berasal dari lembah Persia, Mediterania. Melon atau Cucumis melo L. pada dasarnya memiliki klasifikasi sebagai tanaman sayuran, namun pada klasifikasi botani melon tergolong dalam komoditi buah- buahan. Buah ini tergolong ke dalam famili Cucurbitaceae dan genus Cucumis (Ghebretinsae dkk., 2007). Melon dapat tumbuh dan berkembang dengan baik bila ditanam di tempat yang sesuai dengan syarat pertumbuhan tanaman melon itu sendiri. Tanaman melon membutuhkan tanah yang subur dan kaya akan unsur hara untuk mendukung pertumbuhan tanaman melon. Keadaan iklim, seperti suhu, curah hujan, sinar matahari, kelembaban, dan ketinggian tempat tanam juga sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman melon. Tanaman melon juga sangat peka terhadap air yang menggenang sehingga sistem drainase sangat perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman melon (Tjahjadi, Nur, 1989)

Morfologi pada tanaman melon mencakup akar, batang, akar, daun, batang, bunga, dan buah. Biji tanaman melon memiliki warna coklat muda dengan ukuran panjang biji 0,9 mm dan memiliki ukuran diameter biji 0,4 mm, pada setiap satu buah melon dapat menghasilkan biji sebanyak 500 sampai dengan 600 biji.  Tanaman melon memiliki bentuk menjalar dan pada budidaya biasanya tanaman melon dirambatkan pada sebuah bambu, bambu ini berfungsi agar bentuk tanaman terjaga dan tetap memiliki nilai estetika atau agar tetap tumbuh dengan bentuk terjaga, jika tanaman melon dibiarkan tumbuh begitu saja atau tanpa penyangga, maka tanaman melon akan memiliki banyak cabang dari ketiak daunnya. Tanaman melon dapat tumbuh hingga ketinggian 2 meter, karena memiliki ketinggian yang cukup tinggi maka tanaman melon harus dilakukan pemangkasan secara berkala atau rutin agar tetap dapat menjaga bentuk dan agar tetap terlihat terawat atau terjaga nilai estetikanya.

Read More …

Tanaman Blueberry (Vaccinium corymbosum)

Gambar Blueberry Semak Tinggi (Sumber: wikipedia.org, 2005)

Siapa yang tidak mengenal blueberry, buah kecil berwarna biru dengan rasa manis sedikit asam ini bahkan menjadi salah satu buah beri favorit kedua di Amerika Serikat (Moyer, 2016). Terdapat lima varietas blueberry yang biasa dibudidayakan yakni blueberry semak tinggi (Vaccinium corymbosum),  blueberry semak rendah (Vaccinium angustifolium),  blueberry mata kelinci (Vaccinium virgatum), blueberry elliott (Vaccinium elliottii), dan blueberry semak hijau (Vaccinium darrowii). Kepopuleran blueberry meningkat setelah muncul anggapan bahwa blueberry merupakan salah satu dari superfood (Moyer, 2016). Oleh karena itu, perlu kita kenal lebih jauh mengenai buah blueberry khususnya varietas semak tinggi (Vaccinium corymbosum) mulai dari morfologi hingga peluang membudidayakannya secara hidroponik. Read More …

Tanaman Labu Kuning (Curcubita Moschata)

Gambar 1. Labu Kuning (Sumber: https://cdn-asset.jawapos.com/wp-content/uploads/2019/05/labu-2-640×447.jpg, 2020)

Labu Kuning merupakan jenis tanaman suku labu-labuan (Cucurbitaceae) dan dapat dijadikan salah satu bahan pagan karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, selain itu labu memiliki serat yang halus dan mudah untuk dicerna. Labu Kuning memiliki nilai adaptasi yang cukup baik, sehingga labu kuning dapat ditanaman didaerah manapun, baik untuk daerah dataran rendah atau daerah pada dataran tinggi, akan tetapi labu dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada daerah yang kering degan curah hujan yang sedang dan dapat tumbuh baik diketinggian 800-3000 meter diatas permukaan laut (Tarigan, Dkk. 2018).

 

 

 

 

Read More …

Anggur (Vitaceae)

Gambar 1. Struktur biji anggur (Sumber : https://www.researchgate.net/publication/11982528_Does_phosphoenolpyruvate_carboxykinase_have_a_role_in_both_amino_acid_and_carbohydrate_metabolism, 2001)

Angur merupakan salah satu tanaman yang dapat dibudayakan di daerah dingin, subtropis, dan daerah tropis (Setiadi, 2005). Meskipun anggur sendiri disinyalir berasal dari wilayah selatan (beriklim dingin) lalu menyebar ke wilayah Eropa dan Amerika Utara, namun pada dasarnya tanaman anggur ini lebih baik ditanam di daerah tropis (bersifat tahunan dan beriklim tropis) (Sari, 2019). Berikut merupakan klasifikasi anggur (Setiadi, 2005) :

Kingdom : Plantae, Division : Magnoliophyta, Class : Magnoliopsida, Order : Vitales, Family : Vitaceae,  Genus : Vitis

Species : V. Vinifera L., V. Labrusca, V. tiliifolia, V. shuttleworthii, V. rupestris, V. rotundifolia, V. riparia, V. palmata, V. novae-angliae, V. mustangensis, V. muscadinia, V. munsiniana, V. lincecumii, V. girdiana, V. doanoan, V. davidii, V. coignetiae, V. cinerel, V. champinii, V. californica, V. berlandieri, V. arizonica, V. amurensis, V. acerifolia, V. aestilavis.

Meski memiliki banyak spesies namun hanya 2 yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, yaitu Vitis vinifera dan Vitis labrusca. Dari kedua spesies ini hanya beberapa pula varietas yang dapat tumbuh dengan baik di Indonesia, salah satunya untuk spesies V. vinifera yaitu anggur Bali, atau anggur Probolinggo biru atau putih, sedangkan untuk spesies V. labrusca hanya varietas isabella (Setiadi, 2005).

Read More …

Tanaman Strawberry (Fragaria sp.)

Gambar 1. Morfologi Tanaman Strawberry (sumber: https://depositphotos.com/268630376/stock-illustration-parts-plant-morphology-garden-strawberry.html, 2019)

Menurut sejarah asal tanaman strawberry dari Benua Amerika. Seorang ahli tumbuh – tumbuhan atau botani bernama Nikolai Ivanovich Vavilov dari Uni Soviet, tahun 1887-1942 melakukan perjalanan ke Asia, Eropa dan Amerika dan menyimpulkan bahwa strawberry berasal dari Chili yang memiliki varietas Fragaria chiloensis, L.var Duchesne biasa disebut Strawberry Chili. Tanaman strawberry kemudian menyebar luas dari chillie ke daerah – daerah yang berada di Benua Amerika, Eropa dan Asia  (Sitohang, 1993). Strawberry yang sering dijumpai di swalayan adalah persilangan yang dihasilkan dari jenis Fragaria Virginia L.var Duchesne yang berasal dari Amerika Utara dengan jenis Fragaria chiloensis, L.var Duchesne yang berasal dari Chili. Hasil dari persilangan 2 jenis strawberry yang berbeda berupa strawberry modern (komersil) yaitu  Fragaria annanassa var Duchesne (Darwis, 2007). Strawberry merupakan tanaman yang tumbuh dengan baik di lahan dataran tinggi, karena strawberry memerlukan lingkungan dengan suhu dingin 17 – 20°C, kelembaban udara berkisar 80% – 90%, lama penyinaran matahari yang diperlukan yaitu 8 – 10 jam per hari dan curah hujan 600 mm – 700 mm per tahun. Kondisi tanah untuk strawberry yaitu jenis tanah liat berpasir yang gembur, subur dan dapat menyimpan air dengan baik.  Tanaman strawberry adalah buah dengan nilai ekonomi yang tinggi karena daya tarik dari buah ini terletak pada warnanya yang merah dengan bentuk yang unik dan rasa dari buahnya yang segar dan manis.

Read More …

Tanaman Ercis (Pisum Sativum L.)

Gambar 1. Tanaman Ercis (Sumber: http://www.agroatlas.ru/content/cultural/Pisum_sativum_K/Pisum_sativum_K.jpg, 2009)

Kacang ercis (Pisum sativum L.) merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai sayuran didalam bahan makanan dikarenakan kandungan proteinnya yang tinggi. Tanaman ini termasuk kedalam suku polong-polongan atau Fabaceae (Ardhani dkk, 2019).

Peningkatan impot dari kacang ercis di Indonesia sendiri telah mengalami peningkatan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, yang mengartikan bahwa tingkat produksi dalam negeri belum dapat memenuhi seutuhnya kebutuhan bagi masyarakat. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan budidaya hidroponik, dimana budidaya hidroponik yang diterapkan harus dapat sesuai dengan karakteristik dan morfologi dari tanaman itu sendiri agar tanaman dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal. Menurut (Gashkova, 2009) dan (Pavek, 2012), karakteristik morfologi tanaman ercis adalah sebagai berikut:

 

 

 

Read More …