Pengaruh Asap Kendaraan Terhadap Lingkungan

 Siapa si yang gatau kendaraan bermotor di jaman sekarang ini?, di jaman yang dibilang modern ini kendaraan bermotor sudah tidak asing lagi bagi kita dari yang beroda 2 sampai 10, bisa dibilang kendaraan bermotor sudah menjadi kebutuhan pokok di indonesia hampir setiap orang mempunyai kendaraan bermotor terbukti dari data yang tercatat pada tahun 2018 jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 146.858.759 unit. Sebanyak 120.101.047 unit itu adalah sepeda motor yang tercatat pada tahun 2018 sumber data yang dirilis oleh BPS, sedangkan mobil penumpang itu tercatat sebanyak 16.440.987 unit menurut rakyatku.com, sangat banyak bukan? itu yang ada di tahun 2018 coba bayangkan sekarang pada tahun 2020 mungkin sudah bertambah ribuan, mungkin sudah bertambah jutaan. Apa dampak dari banyaknya kendaraan bermotor? banyak salah duanya kendaraan yang berlebih yang menyebabkan kemacetan dan belum lagi asap kendaraannya yang membuat banyak orang bisa terkena penyakit karena asapnya dan bahkan bisa merusak lingkungan, lapisan ozon menipis, gas karbonmonoksida yang berterbangan dimana mana karena asap kendaraan. Walaupun bukan hanya asap kendaraan bermotor yang bisa mencemari udara tetapi salah satu yang tertinggi adalah asap kendaraan bermotor karena menurut data yang di teliti oleh WHO bahwa penyebab pencemaran udara di Indonesia adalah asap kendaraan bermotor karena sudah melebihi 70%, mengapa bisa terjadi? ya sesuai dengan data yang diatas tadi di sebabkan karena membludaknya penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia.

Read More …

Dampak dan Pemanfaatan Sumber daya Air

Air merupakan suatu elemen berada dibumi yang dikaruniakan oleh Tuhan yang Maha Esa yang menjadi komponen paling penting yang tersedia di bumi dan dalam kehidupan semua mahluk di bumi dari manusia, tumbuhan dan binatang. sebanyak 72 % permukaan bumi di liputi oleh air, namun  sekitar 92 % bumi diliputi oleh air asin ( laut ) dan sisanya hanya sebagian kecil merupakan air tawar yang layak digunakan secara langsung untuk kebutuhan sehari – hari seperti untuk minum dan menyiram tanaman atau pertanian . sedangkan air asin ( laut )  juga memiliki manfaat sebagai sebagai tempat cadangan air di bumi . air laut juga dapat menjadi sumber air  minum namun memerlukan proses desalinisasi ( proses menghilangkan kadar garam yang berlebih dalam air laut ) sehingga dapat dikonsumsi .

Read More …

Keefektifan Pemasangan Lubang Biopori Terhadap Penanggulangan Banjir di Rumah

Di musim penghujan ini, banyak daerah yang mudah tergenang banjir, salah satunya DKI Jakarta. Banyak cara telah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi banjir tersebut. Namun, tetap saja masih ada bagian di Jakarta yang tergenang banjir. Entah karena kiriman dari daerah sekitarnya atau dari hujan yang terjadi di Jakarta. Hal ini membuat masyarakat Jakarta resah karena hampir setiap kali hujan, Jakarta pasti akan tergenang banjir di beberapa titik.

Read More …

Sistem Filtrasi Menjawab Persoalan Kualitas Air pada Daerah Aliran Sungai (DAS)

Kehidupan makhluk hidup sangat membutuhkan air, karena air merupakan faktor utama dalam metabolisme dan komponen utama dalam memenuhi berbagai kebutuhan. Air juga sangat dibutuhkan oleh tanaman yaitu sebagai pelarut unsur hara, media transportasi hara dalam tanah dan mempertahankan state dalam proses transportasi dan fotosintesa, sehingga ketersediaan air merupakan faktor utama dalam pertumbuhan tanaman. Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai kawasan tangkapan air berperan penting dalam menyediakan air bagi kehidupan dengan berbagai kebutuhan tersebut. Selain itu, DAS (Daerah Aliran Sungai) juga berperan perting dalam menjaga lingkungan termasuk kualitas air.

Read More …

Sungai Tercemar Menjadi Penyebab Krisis Air Bersih

Air merupakan salah satu kebutuhan yang penting bagi kehidupan, bukan hanya bagi manusia melainkan makhluk hidup lainnya. Bagi manusia, Air menjadi kebutuhan pokok karena didalam tubuh manusia terdiri dari 55% sampai 78% air berdasarkan dari ukuran badan. Dengan itu, tubuh manusia memerlukan sekitar satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi, untuk jumlah pastinya diukur berdasarkan pada tingkat aktivitas, suhu, dan kelembaban masing-masing manusia agar kinerja tubuh dan otak dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, Air diperlukan untuk kehidupan sehari-hari seperti, memasak, mencuci, mandi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, adanya persediaan air yang mencukupi untuk semua sendi kehidupan sangat di perlukan.

Read More …

Penggunaan Ampas Kopi dan Ampas Teh dengan Media Hidroponik

Sebagian orang khususnya yang tinggal di Indonesia menganggap bahwa ampas kopi dan ampas teh merupakan suatu limbah rumah tangga ataupun industri dalam bidang kuliner yang kedepannya sudah tidak dapat dipergunakan kembali. Sehingga, masyarakat pada umumnya langsung membuangnya tanpa berpikir apakah bisa dipergunakan kembali. Akan tetapi, jika diproses kembali dengan metode yang tepat, ampas kopi dan ampas teh tersebut dapat dimanfaatkan kembali dalam kehidupan sehari-hari serta mempunyai nilai. Salah satu metode pemanfaatan ampas kopi dan ampas teh tersebut adalah dengan menggunakan hidroponik.

Read More …

Pemanfaatan Sampah Pasar

Sampah merupakan permasalahan yang masih belum dapat diselesaikan di Indonesia, ditambah semakin banyak pertumbuhan penduduk maka semakin meningkat pula jumlah sampah terutama sampah organik. Sampah dianggap sebagai bahan buangan yang tidak berguna lagi, dan memerlukan pengelolaan lanjutan agar tidak membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat (Tchobanoglous, 1993). Salah satu penyumbang terbesar sampah adalah pasar, pada dasarnya sampah yang berasal dari pasar ini meniliki jenis yang relatif seragam dimana ±95% merupakan sampah organik. Pada tahun 2015 MDGs (Millenium Development Goals) tingkat pelayanan persampahan ditargetkan mencapai 80%, namun di Indonesia sendiri menurut BPS sekitar 41,28% sampah dibuang ke TPA, 35,59% dibakar, dibuang kesungai 14,01%, dikubur 7,79%, dan hanya 1,15% yang diolah menjadi kompos (Rahayu, 2013).

Read More …

Pemanfaatan Limbah Pisang Untuk Pembuatan Kompos Menggunakan Komposter Rotary Drum

Pisang (Musa paradisiaca L.) merupakan salah satu tanaman buah-buahan yang tumbuh dan tersebar di seluruh Indonesia. Negara Indonesia merupakan penghasil komoditi pisang terbesar di Asia. Pisang dibagi kedalam 3 golongan yaitu pisang yang dapat dikonsumsi, pisang yang diambil pelepah batangnya untuk serat dan pisang yang dijadikan sebagai tanaman hias. Pisang yang dapat dikonsumsi ada 2 kelompok, yaitu pisang yang bisa dikonsumsi secara langsung sebagai buah segar dan pisang yang perlu diolah. Pisang dapat dibuat menjadi pisang molen, keripik pisang, sale, tepung pisang dan sebagainya. Kabupaten Sumedang merupakan kabupaten penghasil sale pisang yang cukup besar. Jumlah industri sale pisang di Kabupaten Sumedang adalah sebanyak 20 unit industri dan memiliki kapasitas produksinya yang dimulai dari 500 kg sampai 2 ton bahan baku/proses. Proses pengolahan pisang itu sendiri dapat menghasilkan limbah padat berupa kulit pisang dan bonggol pisang sebanyak 38,45 % atau 192 – 769 kg/proses. Limbah dari pisang masih dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk-produk yang berguna dan memberi nilai tambah yang cukup tinggi, seperti minuman anggur, nata de banana, pectin, keripik, bahan baku kue dan sebagai bahan baku dari pembuatan kompos, karena kulit pisang mempunyai nilai gizi yang cukup baik karena kandungan karbohidrat, protein, energy, memiliki kandungan vitamin (C dan B), dan kalsium. Keuntungan dari penggunaan kembali limbah organik untuk pengomposan antara lain adalah pengomposan berpotensi dalam mengurangi pencemaran lingkungan yang akan terjadi dan meningkatkan kondisi sanitasi lingkungan. Aplikasi kompos pada lahan pertanian dapat mengurangi pencemaran karena berkurangnya kebutuhan pemakaian pupuk buatan dan obat-obatan yang berlebihan.

Read More …

Pemanfaatan Limbah Sampah Domestik Organik Skala Rumah Tangga Untuk menjadi Pupuk Kompos

Limbah adalah sisa dari produk yang sudah tidak terpakai atau produk buangan yang sudah tidak dapat dipakai dari suatu proses produksi baik dari domestic (rumah tangga) maupun dari industry-industri limbah organik juga merupakah sisa-sisa dari produk yang besifat dapat diuraikan yang sebagian besar limbah ini berasal dari sisa produk hasil pertanian. Sampah merupakan permasalahan yang harus diselesaikan karena memiliki dampak negative yang sangat vital. Seiring berjalannya waktu manusia dengan sadar membuang sampah sembarangan, tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi dimasa yang akan dating. Padahal, dampak dari membuang sampah sembarangan untuk sampah non organik seperti plastic, dan sifat sampah yang susah mengurai dapat menyebabkan banjir, dan untuk sampah organik dapat mengganggu kesehatan manusia terutama sistem pernafasan dan mengundang penyakit-penyakit lainnya. Sampah organik yang tidak terkelola dengan baik dapat menghasilkan cairan yang tidak sedap yang dapat mencemari air pada tanah.

Read More …