Tanaman Penyerap Polutan Metropolitan

Saat ini pencemaran udara akibat aktivitas manusia di kota-kota besar seluruh dunia sudah melampaui Nilai Ambang Batas (NAB). Nilai Ambang Batas adalah batas konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan berada dalam udara ambien, udara ambien sendiri merupakan udara bebas dipermukaan bumi pada lapisan troposfir yang dibutuhkan dan berpengaruhi bagi kesehatan umat manusia, makhluk hidup dan unsur lingkungan hidup lainnya.

Menurut National Geographic, polusi udara adalah campuran partikel dan gas yang dapat mencapai konsentrasi berbahaya baik di luar maupun diluar ruangan. Sebagian besar polusi udara yang diakibatkan oleh aktivitas manusia berbentuk serupa debu dengan ukuran yang sangat kecil seperti diameter rambut (partikel) atau bahkan lebih kecil (partikel sangat halus). Partikel ini sangat berbahaya bagi kesehatan pernapasan manusia, karena dapat menyebabkan penyakit seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas), asma, bronkitis pneumonia sampai gangguan pada jandung dan paru-paru.

Read More …

Dampak Penggunaan Batu Bara Sebagai Bahan Penghasil Listrik Bagi Lingkungan

Listrik merupakan salah satu kebutuhan utama manusia. Di Era Teknologi ini, tentunya peranan listrik sangat besar dalam kehidupan manusia sehari-hari sebagai energi pembangkit untuk alat-alat penunjang kehidupan manusia. Hasil penelitian menyebutkan bahwa di Indonesia, terdapat 30 juta anak dan remaja pengguna internet, yang tentunya membutuhkan listrik sebagai daya pengisi perangkat mereka. Tidak hanya perangkat komunikasi, peralatan rumah tangga juga pasti menggunakan alat-alat yang menggunakan listrik seperti contohnya lemari es, rice cooker, hingga kompor elektrik. Pada masa Pandemi ini, dapat kita lihat terjadinya lonjakan penggunaan listrik oleh masyarakat. Sehingga dapat kita katakan bahwa listrik telah menjadi kebutuhan utama manusia di era digital ini.

Read More …

Mengenal Konservasi Tanah dan Air

Negara Indonesia merupakan negara dengan sumberdaya alam yang berlimpah. Namun sumber daya alam yang ada di Indonesia belum dapat dimanfaatkan secara bijaksana. Pemanfataan sumberdaya alam yang tidak sesuai berpotensi untuk menimbulkan berbagai masalah yang dapat merugikan kehidupan makhluk hidup.

Tanah dan air merupakan sumberdaya yang sangat penting sebagai penyokong aktivitas kehidupan makhluk hidup. Tanah dan air merupakan sumberdaya alam yang dapat diperbarui, walau begitu sumberdaya tanah dan air sangat rentan untuk  mengalami degradasi atau kerusakan yang dapat disebabkan oleh aktivitas manusia seperti pertanian, insfrastruktur, industri, pemukiman penduduk dan aktivitas lainnya. Degradasi yang terjadi dapat mengakibatkan kerugian karena dapat menyebabkan terjadinya kemunduran produktivitas tanah.

Read More …

Meningkatkan Keefektifitas Pengelolaan Air untuk Pertanian Lahan Kering

Indonesia adalah negara agraris dimana pembangunan di bidang pertanian sangatlah penting, UU No. 7 Tahun 1996 membahas tentang pangan dimana menyatakan bahwa untuk mewujudkan ketahanan pangan suatu negara adalah suatu kewajiban bagi setiap pemerintah maupun masyarakat nya. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan produksi pangan antara lain yaitu usaha dalam meningkatkan produksi pangan dengan memperluas areal tanam, dan intensifikasi yang artinya usaha dalam peningkatan produksi pangan dengan menggunakan lahan yang sudah ada antara lain penggunaan bibit unggul, pemberian pupuk,yang tepat serta menggunakan irigasi yang efektif dan efisien. Lahan kering di Indonesia punya banyak potensial untuk dikelola. Tapi pengelolaan itu terhambat akibat kurangnya pengairan yang ada yang disebabkan oleh turunnya hujan yang tidak merata sehingga membuat lahan tersebut kekurangan pasokan air saat musim kemarau dan produktivitas tanaman menjadi rendah. Karena itu, diperlukan perluasan dan sistem yang baru dalam jaringan irigasi untuk memberikan pasokan air yang cukup kepada lahan dan tanaman agar lahan dan produk tersebut bisa kembali produktif lagi.

Read More …

Limbah Plastik Menjadi Bahan Bangunan

Plastik dengan manusia di masa kini bagaikan surat dengan perangko, iya betul, tidak dapat dipisahkan, karna memang pada awal tahun 1907 masehi adalah tahun dimana terjadi terobosan besar pada perkembangan plastik, karna tahun tersebut dimulainya era plastik modern yang melahirkan Bakelite oleh Leo Beakeland, bakelite merupakan plastik sintetis pertama di dunia. Dapat dibilang bakelite tidak berasal dari tumbuhan ataupun hewan melainkan bersumber dari bahan bakar fosil. Selanjutnya penelitian selalu dilakukan untuk menemukan plastik yang lebih baik, karna memang baklite tidak dapat menjadi isolator sebaik seluloid. Beakeland selanjutnya menemukan polystyrene pada 1929, polyester pada 1930, polyvinylchloride (PVC) dan polythene pada 1933 dan nylon 1935. Pada perang dunia ke-2 kebutuhan plastik ikut meningkat dan industri plastik mengalami kejayaan, karna itu membuat para peneliti berlomba-lomba untuk meenemuka teknologi yang lebih baru dan lebih baik. Pada tahun 1941, polyethylene terephtgalate (PET) ditemukan. PET merupakan bahan yang membuat botol-botol minuman soda karna bahannya kuat menahan tekanan, setelahnya bahan plastik tersebut menghasilkan banyak produk seperti sarung tangan musim dingin, pembungkus bungan dan lain sebagainya.

Read More …

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah dengan Hidroponik dimasa Pandemi

Belakangan ini sempit dan kurangnya lahan merupakan problematika yang sering dialami oleh para penduduk perkotaan. Semakin lama, semakin banyak metode untuk bercocok tanam dalam wilayah sempit di kota kota besar. Tren urban farming ini diawali dan digagas oleh para pecinta lingkungan yang bergerak secara individu. Akan tetapi, lama kelamaan urban farming menjadi tren yang sangat booming diseluruh kalanga masyarakat kota kota besar dan menjadi tren serta gaya hidup maupun hobi baru bagi masyarakatnya.

Urban farming ialah sebuah praktik budaya pemproduksian, pengolahan, dan pendistribusian bahan pangan di perkotaan. Urban farming sering disandingkan dengan gaya hidup masyarakat yang ingin memulai pengolahan sayuran secara mandiri dengan kesehatan dan tigkat higienis yang tinggi. Urban farming disebut menyehatkan karena hanya menggunakan air dan nutrisi sepenuhnya, tanpa adanya pestisida sintesis dan pupuk kimia.

Read More …

Menanggulangi Degradasi Lahan Pertanian di Indonesia

Degradasi lahan adalah proses perubahan yang terjadi akibat aktivitas manusia terhadap suatu lahan tanpa memperhatikan kondisi dari lahan tersebut dan perubahan tersebut cenderung merusak. Konservasi tanah memiliki dua pengertian yaitu pengertian dalam arti yang sempit dan pengertian dalam arti yang luas. Dalam arti yang sempit konservasi tanah diartikan sebagai upaya mencegah kerusakan tanah yang disebabkan oleh erosi dan memperbaiki tanah yang rusak akibat erosi. Dalam arti yang luas konservasi tanah adalah penempatan dan penggunaan setiap bidang tanah yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukanya sesuai dengan syarat yang telah ditentukan agar tanah tersebut tidak mengalami kerusakan. Perlakuan yang kita berikan pada tanah tersebut akan mempengaruhi tata air pada tanah tersebut dan tempat-tempat di hilirnya.

Read More …

Rehabilitasi Lahan Kritis Pada Mangrove Dengan Teknik Guludan

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki hutan mangrove atau hutan bakau terluas didunia. Lebih dari 3,2 juta hektar luas mangrove di Indonesia yang meliputi 26% total luas mangrove dunia (Valiela et al. 2001) dan kemudian 60% total mangrove Asia Tenggara (BAKOSURTANAL 2009). Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pada pantai tropis yang didalamnya terdapat beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada kondisi air asin atau payau yang berada di wilayah estuaria.

Read More …

Penyebab dan Dampak Pemanasan Global terhadap Lingkungan

Pemanasan global atau yang dikenal sebagai global warming merupakan kondisi di mana suhu bumi mengalami peningkatan dari tahun ke tahunnya baik itu di laut, atmosfer maupun daratan bumi yang disebakan oleh gas rumah kaca yang berlebihan.

Komponen gas rumah kaca yaitu, karbondioksida (CO2), ozon (O3), dinitrogen oksida (N2O), uap air (H2O), metana (CH4), dan klorofluorokarbon (CFC) yang disebut efek rumah kaca. Faktor-faktor penyebab dari efek rumah kaca yang berhubungan dengan lingkungan kita, diantaranya yang pertama ada kerusakan hutan yang membuat lingkungan terpengaruhi karena penyerapan karbon dioksida berkurang. Kedua, kebakaran hutan yang bisa saja terjadi secara ilmiah atau pun disengaja oleh manusia. Ketiga, penggunaan kendaraan bermotor yang berlebihan akibat mobilitas masyarakat tinggi di mana asapnya menjadi penyebab efek rumah kaca. Keempat, asap industri yang menyebabkan pencemaran lingkungan (udara). Kelima, sampah/limbah plastik yang mengandung metana berbahaya seperti botol plastik, dan kantong kresek.

Read More …