Penerapan Sistem Irigasi Pada Sekelompok Masyarakat Bali

Secara umum sumber daya alam merupakan segala yang alam sediakan untuk memenuhi kebutuhan kehidupan manusia. Sumber daya alam memiliki jenis dengan tingkat kebutuhan serta konservasi yang berbeda. Sumber daya alam bagian penting yang menyokong keberlangsungan hidup. Sumber daya alam yang utama ialah tanah dan air. Tanah dan air merupakan sumber daya alam yang menjadi penyokong seluruh kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Kedua komponen sumber daya alam itu sangat penting bagi keberlangsungan hidup semua makhluk di muka bumi. Kerusakan tanah dan air akan sangat berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup manusia. Sehingga dalam pemanfaatannya dibutuhkan konservasi agar menjaga komponen tersebut tetap ada. Upaya konservasi ini dilakukan untuk menjaga kualitas tanah dan air agar bisa digunakan secara berkelanjutan. Upaya konservasi pada umumnya dilakukan di daerah aliran sungai dan lahan-lahan kritis. Hal ini karena tanah dan air rawan mengalami degradasi dan kerusakan. Penyebab utama kerusakan tersebut adalah aktivitas manusia seperti kegiatan pertanian, perumahan, infrastruktur dan industri.

Read More …

Budidaya Lebah Klanceng dengan Konsep Urban Bee Sebagai Proses Agroindustri Berkelanjutan

Pertanian dan peternakan merupakan aktivitas ekonomi yang sering kita jumpai pada daerah pedesaan dengan lahan luas. Namun saat ini trend masayarakat akan praktik budidaya di daerah perkotaan dengan lahan terbatas atau urban farming sudah banyak dilirik dan dikembangkan. Tidak hanya sayuran dan buah-buahan, spesies hewan tertentu juga dapat dibudidayakan menggunakan teknik urban farming, salah satunya lebah. Jenis lebah yang mampu dibudidayakan adalah lebah tanpa sengat (trigona, klanceng, teuweul, kelulut), beberapa spesies lebah tanpa sengat seperti, H. Itama, T. Biroi, dan Laeviceps telah terbukti dapat dikembangkan di daerah perkotaan (Urban bee). Spesies lebah tanpa sengat dikenal sangat adaptif, dan mampu hidup selama lingkungannya terdapat sumber air, tanaman bergetah, tanaman bernektar, bunga berpolen, teduh (18oC-32oC) serta tidak berangin. Lebah tanpa sengat dapat menghasilkan tiga produk utama yaitu: madu, propolis, dan bee pollen. Selain memiliki produk hasil, lebah tanpa sengat juga mampu digandakan koloninya (split koloni), sehingga jumlah produktivitasnya dapat meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah koloni.

Read More …

Permasalahan Nyata yang Terjadi pada Aliran Sungai Cikapundung

Hamparan dari suatu wilayah atau kawasan yang dibatasi oleh pembatas topografi atau punggung bukit yang fungsinya untuk menerima, mengumpulkan air hujan, sedimen dan unsur hara serta untuk mengalirkannya melalui anak anak sungai dan keluar pada satu titik adalah pengertian dari daerah aliran sungai (DAS) dan definisi tersebut mengartikan bahwa seluruh purmukaan daratan di bumi ini terbagi dalam daerah aliran sungai. Pemanfaatan potensi dari sumber daya alam di dalam DAS yang termasuk hutan untuk kepentingan dan kebutuhan manusia pribadi atau golongan telah menyebabkan terjadinya degradasi lahan dan hutan yang cukup dasyat dan perubahan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak terkendali ini bisa mempengaruhi fungsi dari lingkungan dan keseimbangan nya yang termasuk proses-proses hidrologis di dalam wilayah daerah aliran sungai tersebut. Akibat yang terjadi adalah ketidakseimbangan neraca air, sedimen, hara dan rusaknya habitat keanekaragaman hayati di dunia. Nah tujuan adanya pengelolaan daerah aliran sungai sendiri adalah supaya terkendali hubungan timbal balik antara lingkungan DAS sendiri dan sumber daya yang ada dialam, dengan keinginan manusia guna untuk kelestarian fungsi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Di dalam penerapannya di lapangan, konsepsi tersebut memerlukan upaya yang tidak mudah dan untuk itu diperlukan keterpaduan pengelolaan oleh berbagai pihak yang terlibat atau sektor mulai dariĀ  hulu sampai hilir dengan mempertimbangkan berbagai kepentingan seperti kondisi biofisik dan sosial ekonomi yang ada dalam suatu daerah aliran.

Read More …