Agroindustri Budidaya Bunga Telang Menggunakan Sistem Hidroponik DFT

Menjaga imunitas dan kesehatan tubuh pada masa pandemi ini merupakan prioritas masyarakat Indonesia. Salah satu upaya dalam menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengonsumsi bahan pangan organik dan fungsional yang mengandung antioksidan dan komponen senyawa aktif yang dapat meningkatkan sistem imun. Pemenuhan bahan pangan organik dan fungsional dapat melalui berbagai macam komoditas pertanian. Salah satu komoditas pertanian yang sedang gencar dimanfaatkan oleh masyarakat maupun agroindustri di Indonesia adalah bunga telang.

Bunga Telang (Clitoria ternatea) merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang populer akan kegunaannya. Seluruh bagian bunga telang mulai dari kelopak bunga, biji, daun, hingga akarnya dapat dimanfaatkan sebagai keperluan makanan dan obat tradisional. Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa bunga telang mengandung berbagai komponen senyawa aktif seperti fenol, terpenoid, dan alkaloid yang memiliki sifat fungsional seperti antioksidan, antidiabetes, antikanker, antiinflamasi dan analgesik, antiobesitas, antiasma, dan antimikroorganisme (Marpaung, 2020). Sifat fungsional tersebut dapat mengobati berbagai penyakit dan memperkuat fungsi organ tubuh. Selain bermanfaat sebagai tanaman obat, bunga telang dapat dimanfaatkan dalam berbagai food processing, diolah menjadi teh, dan menjadi bahan dasar yang dibutuhkan berbagai industri. Berdasarkan hal tersebut, bunga telang menjadi semakin diminati dan permintaan terhadap bunga telang maupun produk agroindustri bunga telang meningkat (Purba, 2020).

Read More …

Tren Urban Farming Selama Pandemi dan Prospeknya Pasca Pandemi

Akhir tahun 2019, tepatnya tanggal 29 Desember 2019, dunia dikejutkan dengan penemuan penyakit baru Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Dalam tiga bulan, penyakit ini ditetapkan WHO sebagai pandemi dunia karena penyebarannya yang masif hingga ke seluruh negara di dunia. Dampak dari adanya pandemi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan masyarakat, akan tetapi lebih dari itu turut memengaruhi pola kehidupan masyarakat dunia secara luas. Pola hidup masyarakat memasuki tren baru yaitu tren konsumsi pangan sehat. Sebagai konsumen, masyarakat menjadi lebih selektif dalam keputusan pembelian suatu produk yang dijual di pasaran dengan alasan kesehatan dan minimalisasi  resiko penularan virus. Berdasarkan survey McKinsey menunjukkan bahwa adanya pandemi COVID-19 menyebabkan sebanyak 42% responden menjadikan faktor terpenting dalam keputusan pembelian produk adalah kebersihan dan higienitas produk.

Read More …

Budidaya Tomat Cherry dengan Metode Hidroponik

Urban farming merupakan suatu konsep pertanian atau perkebunan yang pelaksanaannya memanfaatkan lahan yang terbatas. Urban farming atau pertanian perkotaan disebut juga sebagai kegiatan membudidayakan tanaman atau memelihara hewan ternak di wilayah kota besar (metropolitan) maupun kota kecil untuk memperoleh bahan pangan dan kebutuhan lain seperti menjadi sumber pendapatan. Di dalam kegiatan urban farming terdapat juga pemprosesan hasil panen, pemasaran, dan distribusi produk hasil kegiatan penanaman tanaman atau pemeliharaan hewan ternak (Syafei, 2016). Salah satu metode urban farming yang tengah digemari adalah hidroponik. Hidroponik sendiri adalah budidaya tanaman pada air seperti yang dicetuskan pertama kali oleh Gericke pada tahun 1936. Dalam bahasa Yunani, hidroponik berasal dari dua kata, yaitu “hydro” yang berarti air dan “ponos” yang memiliki arti bekerja (bercocok tanam) pada media air (Dr. Susilawati, 2019). Sederhananya, hidroponik merupakan salah satu metode budidaya tanaman dengan menggunakan media air yang diperkaya dengan nutrisi. Hal ini membuat pengendalian nutrisi, pengendalian hama, dan pencahayaan lebih mudah diawasi dan dikendalikan. Hidroponik tidak memerlukan penggunaan pestisida beracun sehingga lebih ramah lingkungan dan nantinya sayuran atau buah-buahan yang dihasilkan akan lebih sehat dan organik. Penanaman dengan metode hidroponik akan menghasilkan tanaman yang memiliki kualitas yang baik dan bebas dari bahan kimia berbahaya.

Read More …

Penggunaan Ampas Kopi dan Ampas Teh dengan Media Hidroponik

Sebagian orang khususnya yang tinggal di Indonesia menganggap bahwa ampas kopi dan ampas teh merupakan suatu limbah rumah tangga ataupun industri dalam bidang kuliner yang kedepannya sudah tidak dapat dipergunakan kembali. Sehingga, masyarakat pada umumnya langsung membuangnya tanpa berpikir apakah bisa dipergunakan kembali. Akan tetapi, jika diproses kembali dengan metode yang tepat, ampas kopi dan ampas teh tersebut dapat dimanfaatkan kembali dalam kehidupan sehari-hari serta mempunyai nilai. Salah satu metode pemanfaatan ampas kopi dan ampas teh tersebut adalah dengan menggunakan hidroponik.

Read More …

Teknologi Vertikultur sebagai Efisiensi Lahan dan Budidaya Sayuran di Daerah Perkotaan

Wilayah yang memiliki kegitan utama bukan pertanian melainkan sebagai tempat perumahan di perkotaan, pemusatan, distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayananan sosial, serta kegiatan ekonomi lainnya hal tersebut biasa kita kenal dengan daerah perkotaan.

Vertikultur sebagai teknik budidaya tanaman dilakukan dengan cara bertingkat atau ke atas diterapkan secara indoor maupun outdoor. Vertikultur biasanya digunakan menggunakan model atau tempat tertentu untuk penanamannya tergantung bagaimana keadaan tempat dan kemampuan setiap orang yang menggunakannya.

Negara-negara yang beriklim tropis misalnya Indonesia sudah memulai menggunakan model bercocok tanam vertikultur ini, dikarenakan hal ini dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat yang saat ini sedang meningkat tetapi lahan tanam yang ada makin sempit atau menurun. Selain itu teknik model vertikultur ini dapat digunakan untuk dekorasi taman maupun di kota yang berisi gedung-gedung kaca.

Read More …

Bayam Merah untuk Kesehatan Ibu Hamil

Dalam keadaan pandemi Covid-19 ini memaksa kita untuk tinggal di rumah. Sebagian dari kita bersekolah, kuliah, hingga bekerja melalui online yang sering kali membuat jenuh. Banyak yang merasa tidak produktif karena segala pergerakan dan kegiatan menjadi terhambat diakibatkan PSBB ini. Namun, kita harus melakukannya karena ini sudah menjadi keputusan pemerintah yang mengharuskan masyarakat Indonesia untuk berdiam diri di rumah sebagai langkah memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

Read More …