Budidaya Strawberry Menggunakan Sistem Hidroponik

Padat penduduk pasti terjadi di perkotaan, rata-rata lahan di perkotaan sangat minim sekali. Jadi salah satu alternatif pengembangan penanaman di perkotaan adalah urban farming. Urban farming mengacu pada penggunaan ruang terbuka untuk menjadi lahan hijau untuk menghasilkan produk pertanian. Konsep urban farming dapat membantu masyarakat menghasilkan pangan sendiri. Hidroponik adalah salah satu contoh urban farming.

Hidroponik saat ini sedang dibahas dan semakin populer. Budidaya hidroponik ini menggunakan air sebagai media pengganti tanah. Sistem hidroponik lebih ekonomis dan dapat menghasilkan buah yang melimpah, karena teknologi hidroponik memungkinkan tanaman lebih banyak menyerap unsur hara, sehingga dapat tumbuh dengan baik. Diantara sekian banyak tanaman yang berhasil di budidaya kan dengan menggunakan teknologi ini, tanaman stroberi adalah salah satunya.

Stroberi ialah buah yang mempunyai nilai ekonomi besar. Sebagian petani di Indonesia paling utama di wilayah dataran besar sudah melaksanakan pembudidayaan stroberi. Saat ini meskipun kapasitas petani terbatas, pasokan stroberi dari petani yang ada masih belum dapat memenuhi permintaan pasar. Stroberi ini memiliki nilai jual yang tinggi. (Budiman & Saraswati 2008)

Menanam tanaman stroberi di pot atau polybag adalah alternatif bercocoktanam bagi seseorang yang cinta bercocoktanam namun dengan keterbatasan lahan, karena alternatif ini sangat bisa dilakukan di pekarangan rumah atau pun di rooftop, dan penanaman ini dapat dilakukan kapanpun. Selain bisa di konsumsi tanaman stroberi ini juga dapat mempercantik pekarangan rumah. Bagi beberapa orang, hobi bercocoktanam ini dijadikan sebagai bisnis sampingan juga.

Teknik dan cara menanam tanaman stroberi secara hidroponik

  1. Persiapkan media tanam

Umumnya sekam padi digunakan sebagai media tanam untuk sistem hidroponik ini. Siapkan sekam padi kering dan bakar sampai kehitaman dan menjadi arang. Selanjutnya siapkan polybag berukuran 50 cm x 50 cm dan polybag berukuran 20 cm x 18 cm. Masukkan arang sekam ke dalam polybag. Setelah semua polybag diisi, masukkan 4 polybag kecil ke dalam polybag besar. Jangan lupa untuk membengkokkan tepi atas polybag agar lebih kuat.

  1. Cara menanam stroberi secara hidroponik

Menanam stroberi menggunakan teknik hidroponik dengan benih, seperti berikut ini:

Menanam stroberi dari mulai biji atau benih membutuhkan kesabaran yang ekstra. Perlu waktu lama buat benih berkecambah, kira – kira 2 minggu sampai 1 bulan, serta masa panen 1 hingga 2 tahun semenjak masa tanam.

Bila mau bibit lebih kilat berkecambah hingga dibutuhkan growth promoter supaya bibit dapat berkecambah dalam waktu 7 hari serta butuh menunggu 6 bulan supaya tumbuhan berbunga serta berbuah. Berikut metode penaburan lewat hidroponik:

  • Siapkan rockwool atau semacam gabus yang dapat dibeli di toko perlengkapan pertanian. Potong rockwool menjadi kotak kecil sekitar 2,5 cm x 2,5 cm. Kemudian basahi rockwool tersebut secukupnya, tetapi jangan terlalu basah.
  • Setelah rockwool di basahi, masukkan kedalam sebuah wadah atau gully semai dan letakkan dengan rapi. Selanjutnya, gunakan tusuk gigi untuk membuat lubang  pada rockwool tersebut untuk tempat bibit, jangan terlalu dalam membuat lubang nya. Untuk benih atau biji stroberi, buat satu lubang saja untuk satu kotak rockwool.
  • Masukkan benih ke dalam lubang tersebut. Tidak perlu terlalu dalam, agar masih terlihat di permukaan. Simpan benih tersebut di tempat yang sejuk dan jauh dari sinar matahari langsung. Dalam beberapa hari benih atau biji akan mulai berkecambah,  tergantung lama atau tidaknya  jenis tanaman. Setelah benih atau biji tersebut berkecambah, pindahkan segera karena tanaman sudah mulai membutuhkan cahaya matahari dalam sehari setidaknya 6 jam.
  • Apabila bibit atau benih tanaman sudah menghasilkan 3-4 helai daun yang berarti tanaman tersebut sudah mencapai usia 10-14 hari, dan tanaman sudah mulai dapat dipindahkan ke media tanam yang telah disediakan. Buatlah lubang pada polybag sedalam akar tunas baru yang akan ditanam.
  1. Pemasangan sistem irigasi / tetes

Kali ini dalam budidaya stroberi dengan menggunakan teknik hidropnik, kita akan memakai sistem irigasi atau irigasi tetes yang pengaplikasiannya mirip dengan penggunaan selang infus. Anda hanya perlu menyiapkan botor air mineral, rangka kayu penyangga, dan selang infus atau selang dripper yang dapat menyesuaikan besar kecilnya ukuran tetesan.

Untuk melakukan ini, pasang kayu dengan tinggi 60 cm untuk menyangga botol infus yang tepat berada di atas tanaman yang sedang tumbuh, buatlah lubang di bawah botol dan alirkan dengan selang. Botol yang berisi nutrisi untuk tanaman tersebut akan memberikan tetesan nutrisi pada tanaman yang dapat disesuaikan dengan  intensitas tetesan nya.

  1. Waktu Penyiraman atau pemberian nutrisi

Pemberian nutrisi berupa pupuk organik yang ditambahkan dengan air harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Tetesan nutrisi diarahkan ke akar tanaman agar dapat segera terserap dengan baik. Tempatkanlah tanaman di tempat yang dapat menerima sinar matahari dan jauhkan dari hama serangga. jika tanaman stroberi ini sudah berumur 2-3 minggu, itu waktunya untuk memberikan pupuk cair lagi agar tidak kekurangan nutrisi.

  1. Pemeliharaan

Saat menggunakan teknik hidroponik untuk bercocoktanam, Anda harus memberi perhatian lebih pada  PH yang ada pada media tanam. PH yang baik berkisar 6,3 jika pH nya terlalu tinggi maka Anda harus menurunkan nya dan jika pH nya terlalu rendah berarti Anda juga harus menerapkan langkah-langkah untuk menaikkan pH tersebut. Selain itu, pemberian pupuk cair secara rutin harus tetap dilakukan.

Sepanjang masa perkembangan tumbuhan, harap rawat tumbuhan stroberi Anda dengan baik serta perhatikan perkembangannya. Anda perlu mencabut gulma apabila tumbuh di sekitar polybag dan memotong daun-daun tua dan menguning karena terserang penyakit. Selalu bersihkan area tempat tumbuh tanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan tidak terkena penyakit. Tidak perlu menggunakan pengusir hama  pada tanaman, menyemprotkan pengusir hama hanya diperlukan ketika tanaman terserang penyakit.

  1. Pemanenan tanaman Stroberi

Setelah menunggu 4 hingga 6 bulan, tanaman strawberry Anda akhirnya akan menghasilkan buah segar berwarna merah. Tentunya sangat mudah untuk cara pemanenannya , Anda hanya perlu memilih stroberi yang sudah berwarna merah dan matang lalu memotong nya dengan gunting. Namun hati-hati, jangan sampai ikut merusak buah yang belum matang dengan sempurna. Biasanya stroberi memang tidak matang atau berbuah secara bersamaan. Untuk memanen nya dapat Anda lakukan di pagi atau pun sore hari selama dua minggu sekali.

DAFTAR PUSTAKA

Budiman, Supriatin dan Saraswati, D. 2008. Berkebun Stroberi secara Komersial. Jakarta: Penebar Swadaya.

Bibit online. Teknik dan cara menanam strawberry hidroponik. Dikutip pada 10 November 2020 dari https://bibitonline.com/artikel/teknik-dan-cara-menanam-strawberry-hidroponik

Bibit Online. Cara menanam strawberry di polybag halaman rumah. Dikutip pada 10 November 2020 dari https://bibitonline.com/artikel/cara-menanam-strawberry-di-polybag-halaman-rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *