Agrowisata berbasis Urban Farming

Agrowisata menurut kamus besar bahasa Indonesia yakni wisata yang sasarannya adalah pertanian. Hal ini sangat sinergi dengan kehidupan pedesaan yang masih sering menemui lahan pertanian yang sangat luas, namun bagaimana dengan masyarakat yang ada di perkotaan,? tentunya sudah sangat jarang sekali atau bahkan sudah tidak dapat ditemui lagi lahan pertanian di daerah perkotaan seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota besar lainnya.

Bertani bagi masyarakat kota merupakan hal yang sangat tabu dilakukan, selain tidak punya lahan untuk bercocok tanam, kesibukan rutinitas untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah pun menjadi halangan untuk masyarakat perkotaan, Padahal menurut Yudi Sastro dalam jurnalnya penerapan pertanian perkotaan berdampak langsung terhadap ekonomi, sosial, penggunaan energi, jejak karbon (Carbon Footprint), Polusi (Udara, tanah, dan suara), serta peningkatan ketersediaan dan kualitas bahan pangan. berbeda dengan pedesaan, pertanian di Perkotaan sangat dipengaruhi oleh institusi, kebijakan, serta peraturan lokal. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk suatu perkotaan agar bisa bercocok tanam juga seperti penerapan metode urban farming.

Read More …