Budidaya Tanaman Tomat Menggunakan Sistem Hidroponik

Tomat (solanum lycopersicum) ialah suatu tanaman yang berasal dari benua Amerika tepatnya di daerah Meksiko dan Peru. Masuk pertama kali ke benua Asia melalui bantuan negara Spanyol yang membawa tomat ke Filipina dan akhirnya menyebar ke daerah lainnya di seluruh benua asia. Tanaman ini adalah tanaman semusim yang dimana berumur pendek,hanya satu kali berproduksi dan setelahnya akan mati. Manfaat dari tanaman yang disahkan secara legal oleh pengadilan tinggi amerika serikat sebagai sayuran ini sangatlah banyak yaitu memiliki banyak kandungan vitamin diantaranya terdapat vitamin C yang berguna untuk membantu kesehatan gusi dan gigi, vitamin A yang berguna untuk kesehatan organ penglihatan, sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan juga reproduksi, selain memiliki vitamin yang sangat berguna untuk tubuh, tomat juga mengandung antioksidan yang dapat melawan efek radikal bebas, tomat juga bisa sebagai pilihan alternatif bagi orang-orang yang sedang diet dan menjaga kebugaran tubuh, di dalam dunia kosmetik tomat juga dapat dimanfaatkan sebagai masker untuk menjaga kecantikan kulit wajah serta menghilangkan jerawat. Indonesia merupakan negara penghasil komoditi terbesar di Asia, menunjukkan bahwa tanaman komoditas hortikultura ini sangat banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.

Read More …

Sistem Irigasi Tetes , Solusi Jika Ingin Menghemat Pengalokasian Air

Pertanian adalah satu dari sekian banyak sektor yang paling gampang untuk terkena dampak dari terjadinya pergantian iklim. Hal ini disebabkan karena pertanian merupakan bidang penghasil pangan, yang dimana daya tahan pangan sangat bergantung terhadap pergantian iklim. Perubahan iklim bukan hanya sebuah fenomena yang terjadi secara alami, ada campur tangan atau intervensi dari kegiatan manusia di dalamnya. Perubahan iklim ini sangat mengancam bidang pertanian yang ada di seluruh negara di dunia karena keberlangsungan bidang pertanian sangat bertumpu pada siklus air atau hidrologi dan cuaca. Kita tahu bahwa kita manusia tidak diberikan kuasa untuk mengendalikan perilaku iklim yang ada, oleh karenanya untuk mengatasi ketidakberdayaan terhadap perubahan iklim tersebut kita perlu mengembangkan usaha antisipasi dampak pergantian iklim terhadap keberlangsungan pangan atau tanaman. Salah satu usaha antisipasi yang perlu dikembangkan adalah prasarana terutama jaringan irigasi, sistem informasi serta peringatan dini terhadap banjir ataupun kekeringan, evaluasi tata ruang pengaturan lahan ,metode pengelolaan lahan serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam memahami perubahan iklim dan penerapan teknologi adaptasi perubahan iklim. Salah satu usaha pengembangan akan antisipasi terhadap dampak pergantian iklim terhadap bidang pertanian yang akan dibahas kali ini adalah sistem irigasi.

Read More …