Tanaman Bunga Dahlia (Dahlia variabilis)

Gambar 1. Biji Bunga Dahlia (Sumber : https://kutanam.com/cara-menanam-bunga-dahlia/, 2020)

Banyak masyarakat yang tertarik dengan tanaman berbunga, alasannya karena tanaman tersebut memiliki perpaduan warna yang menarik dan bentuk yang unik. Salah satu bunga yang menjadi jawaban atas alasan tersebut adalah bunga Dahlia.

Bunga Dahlia yang ditemukan di meksiko pada tahun 1525, namun, pada tahun tersebut bunga ini masih dimanfaatkan oleh penduduk tersebut sebagai bahan makanan. Penduduk yang memanfaatkan bunga dahlia, pada mulanya menyebut tanaman ini sebagai tanaman yang memiliki batang yang kosong.  Setelah beberapa kali melalui proses penelitian, bunga dahlia pun akhirnya menjadi tanaman hias yang mendunia.  Salah satunya adalah bunga dahlia yang masuk ke indonesia sejak abad ke-19 dimana ketika Belanda ada di indonesia. (Prihatman, 2000)

Tanaman bunga dahlia memilki klasifikasi botani yang dimana divisinya adalah Spermtophyta dimana termasuk kelompok tanaman yang memiliki biji. Kemudian tanaman dahlia tergolong sub divisi angiospermae, yang berarti berbiji tertutup. Sub divisi ini terbagi menjadi dua kelas, yaitu monokotiedonae dan dikotiledonae. Untuk tanaman dahlia, termasuk kedalam kelas magnoliopsida atau termasuk dikotiledonae atau berkeping dua. Setelah pengklasifikasian tingkat kelas, selanjutnya adalah tingkat sub kelas yaitu asteriddae. Kemudian termasuk kedalam ordo asterales dan keluarga Asteraceae. Dalam famili tersebut, dahlia memiliki hubungan kekerabatan dengan jenis bunga aster. Namun pada genusnya, mulai terdapat peredaan, dimana dahlia termasuk kedalam genus Dahlia dengan nama spesies Dahlia variabilis.  (Titiek Widyastuti, 2018)

Read More …