Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.)

Tomat (Sumber : http://bertani-di.blogspot.com/2016/07/manfaat-buah-tomat-bagi-kesehatan.html, 2016)

Tomat adalah salah satu sayuran yang paling umum digunakan di dunia. Tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Termasuk dalam famili Solanaceae dan merupakan salah satu komoditas nabati yang belum berkembang pesat. Tanaman ini dapat tumbuh luas di dataran rendah sampai dataran tinggi, bekas persawahan dan lahan kering (Alex, 2011) Tanaman tomat pada awalnya disebut tanaman liar dan tidak memiliki banyak manfaat, namun di Peru sudah mulai dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Di Eropa, terutama sebagai bumbu masakan, tomat sudah banyak digunakan sebagai bahan makanan. Tomat banyak digunakan dalam masakan sehari-hari. Selain itu tomat juga digunakan sebagai bahan dalam industri saos tomat, dalam kaleng dan berbagai bahan pangan bergizi tinggi lainnya (Tim Bina Karya Tani, 2009)

 

Selain enak, tomat juga sangat baik untuk kesehatan. Kandungan dalam tomat cukup lengkap dan baik, antara lain karbohidrat, protein, kalsium, lemak, zat besi, fosfor, vitamin A dan vitamin C (Sulichantini, 2015). Kandungan nutrisi dalam 100 gram tomat meliputi air 93,76%, 21 kalori, 0,85 gram protein, 0,33 gram lemak, 4,69 gram karbohidrat, 1,1 gram serat, 0,42 gram abu, 5 mg kalsium, 0,45 mg zat besi, 11 mg magnesium, 24 mg fosfor, 19,1 mg vitamin c, 0,05 mg tiamin, 0,047 mg riboflavin, 0,628 mg niacin, 0,247 mg asam pantotenat, dan vitamin B6 0,080 mg (Kailaku et al., 2007)

Read More …

Pengolahan Limbah Organik Desa

Pengolahan limbah organik memanfaatkan sampah organik, sampah organik didapatkan dari sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup yang dapat terurai secara alami tanpa memerlukan pengeloaan lanjutan oleh manusia untuk dapat terurai sedangkan sampah anorganik merupakan sampah yang sudah tidak dipakai lagi dan sulit terurai dikarenakan tersusun dari komponen yang kompleks. Sampah anorganik hanya Sebagian kecil saja yang dapat diolah dan yang tidak dapat terolah tertimbun di tanah akan menyebabkan pencemaran tanah karena sampah anorganik tergolong zat yang sulit terurai dan sampah itu akan tertimbun dalam tanah dalam waktu lama sehingga dapat menyebabkan rusaknya lapisan tanah sehingga harus dikurangi penggunaannya.

Read More …