Daun Pegagan Pencegah Demensia

Demensia atau pikun merupakan penyakit yang membuat penderitanya hilang ingatan, sulit untuk berkonsentrasi, sampai sulit untuk berkomunikasi kepada sesama. Pada umumnya penyakit menyerang korbannya pada rentan usia diantara 60 – 80 tahun. Namun, hal ini tidak memungkinkan untuk tidak terkenanya penyakit pada usia muda. Terbukti sekitar 0,038-0,26 persen orang di dunia pernah mengalami penyakit demensia dini. Pada tahun 2016 tercatat bahwa orang yang mengidap penyakit dimensia di Indonesia sebanyak 1,2 juta penduduk, hal ini tidak mendukung adanya peningkatan jumlah di tahun berikutnya.

Penyakit dimensia biasanya disebabkan oleh berbagai faktor. Ada faktor genetik diturunkan langsung dari orang tua si penderita. Namun, peluang untuk terkena penyakit demensia karena faktor genetik sangatlah sedikit. Selain faktor genetik, kebiasaan hidup yang buruk di masa muda juga dapat menjadi pemicu paling besar yang dapat mengakibatkan penyakit dimensia. Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan kepikunan yaitu makan yang memakan makanan yang tidak sehat, meminum minuman beralkohol secara berlebihan, merokok yang berlebihan, pola tidur yang tidak benar, yang tidak benar-benar berfungsi, dan lain-lain. Sampai saat ini penyakit demensia belum ditemukan obatnya. Namun, ada beberapa terapi yang dapat meringankan gejala dimensia. Hal ini tidak menjamin pengidap demensai dapat sembuh dari penyakitnya.

Read More …

Pemanfaatan Daun Kemangi sebagai Hand Sanitizer

Pada akhir tahun 2019 dunia ini diguncang oleh munculnya suatu wabah penyakit yang dikenal dengan sebutan Virus Corona (COVID – 19). Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019. Pada awal tahun 2020 tepatnya bulan Maret untuk pertama kalinya virus ini muncul di Indonesia. Pandemi ini menimbulkan kepanikan diantara masyarakat, ratusan ribu manusia terinfeksi dan ribuan lainnya meninggal dunia akibat dari virus tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menegaskan para masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker dan selalu menjaga jarak minimal dua meter jika sedang beraktivitas di luar rumah. Selain menjaga jarak, masyarakat juga dihimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan juga kebersihan dengan mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik atau menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya. Dari hal tersebut pemerintahan Indonesia mengeluarkna status darurat bencana dengan memberlakukan langkah – langkah untuk menghambat mata rantai penyebaran virus ini. Diantaranya dengan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar atau PBB dan juga melakukan sosialisai kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari WHO serta tidak sama sekali menyepelekan kasus ini.

Akibat hal tersebut semua masyarakat berbondong bondong untuk mencari perlindungan diri guna mencegah penularan virus corona ini. Meskipun membuat panik dan menimbulkan kerugian dibidang ekonomi, rupanya virus ini memberikan beberapa dampak baik bagi masyarakat. Salah satunya adalah perubahan perilaku yang timbul di lingkungan masyarakat. Kini masyarakat lebih memperhatikan kebersihan dan juga kesehatan mereka. Namun, masih banyak diantara masyarakat Indonesia yang menyepelekan kebersihan dan kesehatan dengan tetap beraktivitas bebas tanpa memperhatikan protokol yang berlaku.

Read More …

Bawang Dayak sebagai Bahan Utama Teh Kaya Antioksidan

Pada masa sekarang, banyak orang yang mulai menerapkan pola hidup sehat. Di samping itu, masih banyak juga orang yang belum terlalu peduli pada pola hidupnya, salah satunya terhadap makanan yang dikonsumsi. Mulai dari sering mengkonsumsi makanan cepat saji, makanan berminyak yang berlebih, minuman bersoda, sampai minimnya asupan sayur dan buah. Di masa pandemi ini, banyak inovasi terkait makanan dan minuman bermunculan, yang tidak jarang lebih mengutamakan tampilan dibanding kandungan nutrisinya. Dampaknya tidak akan langsung terasa, namun dapat mengakibatkan risiko berbagai penyakit di masa yang akan datang.

Untuk meminimalisirnya, mengkonsumsi tanaman herbal dapat menjadi salah satu cara yang efektif. Masih banyak yang beranggapan bahwa mengkonsumsi tanaman dan obat herbal lebih mudah karena bisa diolah sendiri dan disampaikan secara turun-temurun. Dengan bahan yang alami, tanaman herbal jauh dari bahan kimia. Dari tujuh umbi yang memiliki manfaat besar, bawang dayak adalah salah satunya. Dalam bawang dayak terkandung antioksidan dan antibakteri dengan kadar yang tinggi sehingga dapat menghentikan pertumbuhan bakteri dan penyebaran penyakit. Juga dapat mencegah adanya kanker dan radang.

Read More …

Budidaya Cabai menggunakan metode Vertical Farming

Dimasa pandemi seperti sekarang ini, kita diharuskan untuk berdiam diri di dalam rumah. Mungkin banyak dari kita semua yang sudah mulai jenuh karena terus berdiam diri di rumah. Namun, itu semua untuk kebaikan kita semua. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan dimasa pandemi sekarang agar kita tidak bosan atau jenuh berdiam diri di rumah yaitu salah satunya dengan menanam tumbuhan di rumah kita masing-masing. Selain mengisi waktu luang kita, menanam tumbuhan juga dapat menghasilkan uang dengan cara menjual hasil dari apa yang kita tanam. Selain itu juga, hasil dari yang kita tanam juga dapat kita konsumsi oleh kita sendiri. Jadi, kita dapat sedikit menghemat uang yang seharusnya uang tersebut kita pakai untuk membeli bahan pangan untuk kita konsumsi. Dan tidak hanya itu juga, tanaman yang kita tanam dapat dijadikan hiasan di rumah. Nah, itu semua merupakan sedikit manfaat dari urban farming. Lalu, apa itu urban farming ?

Read More …

Tanaman Cabai Rawit Sebagai Opsi untuk Urban Farming

Urban farming yang berarti pertanian dalam kota kini sangat digemari oleh kalangan masyarakat banyak. Mengapa tidak? Selain mudah dan hemat, urban farming dapat menghiasi pekarangan rumah sehingga pekarangan rumah menjadi jauh lebih indah dan nyaman. Urban farming dapat memberikan suasana asri di pekarangan rumah yang dapat diketahui dimana keadaan kota sudah gersang dan banyak polusi, dengan menerapkan urban farming di pekarangan rumah, rumah menjadi sejuk dan hijau. Melakukan bercocok tanam di rumah menjadi salah satu opsi untuk mengisi waktu luang yang sangat bermanfaat. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini dimana kita diharuskan untuk melaksanakan WFH (Work from Home), bercocok tanam menjadi pilihan yang sangat diminati oleh masyarakat untuk mengisi waktu luang dirumah dan sebagai sarana refreshing.

Read More …

Pemanfaatan Lidah Buaya Sebagai Sabun Organik

Indonesia adalah salah satu negara kepulauan yang terkenal akan sumber daya alamnya yang melimpah. Kekayaan alam ini meliputi baik kekayaan alam hayati maupun non hayati. Selain itu Indonesia sebagai negara agraris memiliki iklim tropis yang cocok untuk bercocok tanam sehingga mata pencaharian sebagian besar penduduknya yaitu ada dibidang pertanian. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki peluang yang bagus untuk dikembangkan khususnya dalam sektor tanaman biofarmaka atau tanaman obat.

Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), kegiatan agroindustri menjadi semakin luas dan produk yang dihasilkan juga semakin beranekaragam. Hal ini menyebabkan adanya peningkatkan dan pengembangan produksi dalam industrialisasi pertanian. Pemanfaatan  tanaman  obat  di  Indonesia  telah banyak  dilakukan  baik  secara  tradisional yaitu sebagai  ekstrak  untuk  obat  atau  jamu bubuk  maupun  sebagai  bahan  kosmetik. Pada masa sekarang ini, masyarakat semakin menyukai bahan baku alami. Bahkan di luar negeripun hal tersebut sudah menjadi tren dimasyarakat luas (Wahjono dan Koesnandar, 2002). Hal ini terjadi karena masyarakat semakin menyadari akan pentingnya kesehatan sehingga menjadikan minat masyarakat pada tanaman obat atau produk berbahan alami semakin besar. Tanaman  obat  memiliki  potensi  yang besar  untuk  pasar dalam  negeri  maupun  pasar  internasional sehingga pengembangan produk pertanian   khususnya   biofarmaka   di   Indonesia   sangat menjanjikan yaitu salah satunya pada pertanian tanaman lidah buaya (Aloe Vera).

Read More …

Budidaya Microgreens – Sayuran Mini Sejuta Manfaat

Adanya pandemi Covid-19 tentunya membuat beberapa orang bosan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Selama pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk karantina dan membatasi segala kegiatan di luar rumah. Bagi mereka yang kesehariannya sudah terbiasa melakukan aktivitas di luar rumah kemudian tiba-tiba sebagian bahkan seluruh kegiatan harus dikerjakan dari rumah atau Work From Home (WFH), membuat mereka bertanya-tanya sebenarnya apa solusi terbaik untuk menghilangkan rasa bosan selama pandemi berlangsung? Pada kenyataannya, begitu banyak cara untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan menekuni hobi yang Anda miliki agar lebih produktif. Tentunya setiap orang pasti memiliki hobi atau kebiasaan yang digemari dalam mengisi waktu luang, seperti menonton film, mendengarkan musik, berbelanja, bermain game, memasak, dan lain-lain. Apabila suatu hobi dijalankan dengan tekun dan serius, tentu saja akan mendapatkan cuan atau keuntungan dari hobi tersebut. Apalagi, selama pandemi ini terdapat banyak keluhan mengenai pendapatan bulanan yang menurun dari biasanya bahkan begtiu banyak orang yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat dampak dari pandemi Covid-19, mungkin dengan menekuni hobi bisa menjadi solusi untuk menghilangkan rasa bosan sekaligus mendapatkan keuntungan.

Read More …

Swasembada Pangandi Lingkungan Keluarga dengan Metode Aquaponik: Ikan Lele dan Sayuran

Menurut data dari Badan Pusat Statistik, penduduk perkotaan di Indonesia mencapai 56,7 % atau sekitar 150,406 juta jiwa berada di daerah perkotaan dari total keseluruhan jumlah penduduk sebanyak 268.583.016 jiwa. Jumlah tersebut juga menjadikan Indonesia sebagai peringkat ke-4 di dunia dengan jumlah penduduk terbanyak.

Sebagai manusia tentu saja kita mempunyai kebutuhan untuk makan. Maka dari itu, dengan penduduk sebanyak itu diperlukan pula ketersediaan pangan yang mencukupi terlebih lagi di wilayah perkotaan yang minim akan lahan terbuka. Jika penduduk perkotaan hanya mengandalkan produksi bahan pangan dari pedesaan, produk pangan tersebut akan jauh lebih mahal karena adanya biaya transport yang diperlukan.

Read More …

Budidaya Lele dan Kangkung Melalui Sistem Akuaponik

Jumlah penduduk di Indonesia setiap tahunnya bertambah dengan sangat pesat. Tercatat hingga saat ini terdapat 268 juta jiwa penduduk. Angka tersebut mengidentifikasikan bahwa banyak kebutuhan pangan yang harus tersedia. Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat itu, apabila tidak didukung pula dengan pertumbuhan jumlah pangan yang tersedia, akan menimbulkan sebuah bencana baru. Akan ada penduduk yang kekurangan pangan. Jumlah yang terbatas itu akan menyebabkan kelangkaan bahan pangan dan mengakibatkan harga yang tinggi. Ketahanan pangan di Indonesia selalu mengalami penurunan. Sebanyak kurang lebih 71% rumah tangga di perkotaan mengalami status ketahanan pangan dalam kategori sangat rawan. Bagi masyarakat yang berstatus sosial tinggi, itu bukan merupakan sebuah ancaman serius, tetapi jika kita berbicara tentang masyarakat kelas bawah, ini adalah suatu ancaman yang serius karena adanya perbedaan akses terhadap pangan.

Read More …