Sistem Vertiminaponik yang Menguntungkan pada Lahan Sempit di Wilayah Perkotaan

Tidak bisa dipungkiri, seiring perkembangan zaman ke arah modern, lahan yang bisa digunakan untuk aktivitas pertanian juga semakin sempit. Apalagi di kota-kota besar, lahan banyak yang dialihfungsikan menjadi kawasan apartemen, kompleks perumahan, lapangan golf, kawasan perkantoran, dan lain-lain. Akan tetapi dengan minimnya lahan, bukan berarti dapat menghalangi kita untuk bercocok tanam. Apalagi ditengah pandemi yang terjadi sekarang, pola hidup sehat sudah menjadi suatu kewajiban. Dengan kondisi serba sulit saat ini, kita tetap harus menyediakan makanan yang sehat baik untuk diri sendiri dan keluarga. Jikapun makanan organik sudah banyak tersedia di supermarket besar, tapi tentu saja harganya juga tinggi.

Read More …

Menanggulangi Erosi dengan Teknik Konservasi Tanah dan Air

Tanah dan air adalah sumber alam yang sangat penting untuk kehidupan berbagai makhluk hidup, salah satunya manusia. Tetapi kedua sumber alam ini mudah mengalami kerusakan. Kerusakan pada tanah sering terjadi disebabkan oleh perusakan hutan, perusakan kimiawi air hujan, proses mekanis air hujan dan yang paling sering terjadi adalah erosi oleh air hujan. Dengan begitu banyaknya kerusakan tanah, bisa dipastikan bahwa tanah tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain itu kerusakan air disebabkan oleh ulah manusia sendiri karena kurangnya kesadaran terhadap lingkungan. Penyebab kerusakan air adalah limbah pabrik, limbah pertanian serta penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan. Kerusakan air tersebut membuat mata air mengering serta kualitas air yang semakin menurun. Baik tanah maupun air penyebab kerusakan yang utama adalah erosi. Dengan begitu solusi untuk kerusakan tanah dan air yang berupa erosi adalah dengan adanya konservasi tanah dan air.

Read More …

Wall Gardening: Solusi bertani dengan memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal

Tingginya proses urbanisasi dan pesatnya laju pertumbuhan populasi menyebabkan peningkatan kepadatan penduduk juga tingginya laju pembangunan lahan perkotaan. Hal ini pun berakibat terhadap keterbatasan lahan bagi sebagian orang yang hendak berbudidaya tanaman di wilayah perkotaan. Adapun, dengan perkembangan teknologi di bidang pertanian, keterbatasan lahan dapat disiasati dengan menerapkan pertanian perkotaan. Pertanian perkotaan adalah kegiatan pertumbuhan, pengolahan, dan distribusi pangan serta produk lainnya melalui budidaya tanaman yang intensif serta menggunakan (kembali) sumber daya alam dan limbah untuk memperoleh keragaman hasil panen.

Read More …

Permasalahan Drainase di Wilayah Perkotaan

Drainase merupakan suatu hal yang sangat penting bagi pengairan suatu wilayah maupun perdesaan atau perkotaan. Pada umumnya, drainase didefinisikan sebagai suatu usaha untuk mengalirkan air yang berlebih pada suatu tempat untuk dialirkan ke tempat yang lebih membutuhkan atau ke tempat penampungan air. Berbeda dengan pengertian drainase perkotaan, drainase perkotaan adalah ilmu drainase yang menomorsatukan  pegkajian pada kawasan kota yang memiliki kaitan dengan kondisi lingkungan fisik dan lingkungan sosial budaya yang ada di suatu kawasan kota tersebut. Sistem drainase yang baik harus bisa menampung dan mengalirkan air seoptimal mungkin, sehingga tidak terjadi genangan air dan bencana banjir saat hujan turun atau musim penghujan tiba.

Read More …

Budidaya Tanaman dengan Metode Hidroponik untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat

Pernahkah kita mendengar kalimat “membanting tulang demi sesuap nasi” atau kalimat sejenisnya? Kalimat tersebut sangat menggambarkan kehidupan manusia yang sebenarnya. Tak bisa kita pungkiri jika diluar sana banyak orang yang bekerja mati-matian hanya untuk memenuhi kebutuhan perutnya. Hal itu tidak sepenuhnya salah karena kebutuhan manusia yang utama diantaranya adalah kebutuhan pangan.

Read More …