Penggunaan Akuaponik Sebagai Alternatif Pertanian di Kota

Urban farming (pertanian perkotaan) atau bertani dengan memanfaatkan lahan yang sempit atau pengurangan lahan, yang guna untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah sehari-hari bagi masyarakat pemukiman/perumahan yang berada di daerah perkotaan dan mencakup berbagai proyek dan aktivitas penghasil makanan dan kebangkitan pertanian baru-baru ini di dalam dan sekitar kota, orang telah terhubung kembali ke pertanian dengan menanam makanan sendiri dan mengunjungi pasar petani. Hal yang berkembang pesat ini berpotensi membuat masyarakat jauh lebih sehat dan menciptakan peluang ekonomi lalu pertanian perkotaan populer karena beberapa alasan seperti keberlanjutan, keterjangkauan, kesehatan, dan kenyamanan dan saat ini pertanian perkotaan ada didalam berbagai bentuk yaitu: kebun komunitas dan halaman belakang, berkebun di atap dan balkon, tumbuh di lahan kosong, taman daftarnya terus berlanjut bahwa urban farming sendiri sering disalahartikan sebagai berkebun komunita atau pertanian subsisten.

Read More …

Agroindustri Budidaya Bunga Telang Menggunakan Sistem Hidroponik DFT

Menjaga imunitas dan kesehatan tubuh pada masa pandemi ini merupakan prioritas masyarakat Indonesia. Salah satu upaya dalam menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengonsumsi bahan pangan organik dan fungsional yang mengandung antioksidan dan komponen senyawa aktif yang dapat meningkatkan sistem imun. Pemenuhan bahan pangan organik dan fungsional dapat melalui berbagai macam komoditas pertanian. Salah satu komoditas pertanian yang sedang gencar dimanfaatkan oleh masyarakat maupun agroindustri di Indonesia adalah bunga telang.

Bunga Telang (Clitoria ternatea) merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang populer akan kegunaannya. Seluruh bagian bunga telang mulai dari kelopak bunga, biji, daun, hingga akarnya dapat dimanfaatkan sebagai keperluan makanan dan obat tradisional. Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa bunga telang mengandung berbagai komponen senyawa aktif seperti fenol, terpenoid, dan alkaloid yang memiliki sifat fungsional seperti antioksidan, antidiabetes, antikanker, antiinflamasi dan analgesik, antiobesitas, antiasma, dan antimikroorganisme (Marpaung, 2020). Sifat fungsional tersebut dapat mengobati berbagai penyakit dan memperkuat fungsi organ tubuh. Selain bermanfaat sebagai tanaman obat, bunga telang dapat dimanfaatkan dalam berbagai food processing, diolah menjadi teh, dan menjadi bahan dasar yang dibutuhkan berbagai industri. Berdasarkan hal tersebut, bunga telang menjadi semakin diminati dan permintaan terhadap bunga telang maupun produk agroindustri bunga telang meningkat (Purba, 2020).

Read More …

Permasalahan Nyata yang Terjadi pada Aliran Sungai Cikapundung

Hamparan dari suatu wilayah atau kawasan yang dibatasi oleh pembatas topografi atau punggung bukit yang fungsinya untuk menerima, mengumpulkan air hujan, sedimen dan unsur hara serta untuk mengalirkannya melalui anak anak sungai dan keluar pada satu titik adalah pengertian dari daerah aliran sungai (DAS) dan definisi tersebut mengartikan bahwa seluruh purmukaan daratan di bumi ini terbagi dalam daerah aliran sungai. Pemanfaatan potensi dari sumber daya alam di dalam DAS yang termasuk hutan untuk kepentingan dan kebutuhan manusia pribadi atau golongan telah menyebabkan terjadinya degradasi lahan dan hutan yang cukup dasyat dan perubahan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak terkendali ini bisa mempengaruhi fungsi dari lingkungan dan keseimbangan nya yang termasuk proses-proses hidrologis di dalam wilayah daerah aliran sungai tersebut. Akibat yang terjadi adalah ketidakseimbangan neraca air, sedimen, hara dan rusaknya habitat keanekaragaman hayati di dunia. Nah tujuan adanya pengelolaan daerah aliran sungai sendiri adalah supaya terkendali hubungan timbal balik antara lingkungan DAS sendiri dan sumber daya yang ada dialam, dengan keinginan manusia guna untuk kelestarian fungsi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Di dalam penerapannya di lapangan, konsepsi tersebut memerlukan upaya yang tidak mudah dan untuk itu diperlukan keterpaduan pengelolaan oleh berbagai pihak yang terlibat atau sektor mulai dariĀ  hulu sampai hilir dengan mempertimbangkan berbagai kepentingan seperti kondisi biofisik dan sosial ekonomi yang ada dalam suatu daerah aliran.

Read More …

Plant Factory : Perkembangan Indoor Vertical Farming Masa Kini dan Aplikasinya Pada Agroindustri Cabai Merah

Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi penduduk yang terbanyak pada lingkup Asia Tenggara yaitu sebesar 268.583.016 jiwa dalam kurung waktu lima bulan terakhir. Angka tersebut merupakan peningkatan seiring bertambahnya tahun dan perkembangan zaman yang diikuti dengan meningkatnya kebutuhan sandang, pangan, dan khususnya papan bagi setiap jiwa. Oleh karenanya ketersediaan lahan di Indonesia saat ini pemanfaatannya banyak digunakan untuk kebutuhan mendirikan papan, hunian atau lahan usaha khususnya di perkotaan.

Ketahanan pangan merupakan hal yang selalu menjadi perhatian negara bahkan dalam lingkup dunia dari masa ke masanya. Hal ini yang menjadi alasan lahirnya berbagai macam ide untuk menjaga ketahanan pangan khususnya pada masyarakat perkotaan dengan memaksimalkan keterbatasan lahan yang ada untuk tetap dapat memiliki nilai dan guna dalam menyokong aktifitas pertanian dan pangan. Urban farming lahir sebagai suatu langkah pencerahan yang digunakan untuk semua permasalahan yang menyangkut dengan keterbatasan lahan sampai ancaman ketahanan pangan. Urban farming merupakan kegiatan bertani yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan kosong yang dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat di area rumah masing-masing (Nurlaelih dan Damaiyanti, 2019).

Read More …